Mohon tunggu...
Risky HidayatSiregar
Risky HidayatSiregar Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Jangan lihat siapa yang mengatakan, lihat apa yang dikatakan

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Perempuan yang Memeluk Buku

30 Juli 2022   23:24 Diperbarui: 30 Juli 2022   23:33 348
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Sip neng" abang itu menjawab.

 Aku menuju kursi yang berada di ujung paling belakang caf, lebih tenang disana, pikirku. Aku mengeluarkan novel yang belum kubaca kemarin dan lanjut serius membaca.

 "Ini neng kopinya, silahkan dinikmati" setelah lima menit abang itu datang menyuguhkan kopi pesananku.

"Makasih bang"

Setelah satu jam membaca, novel ku pun selesai, puas rasanya. Aku menggerakkan badan yang sudah kaku sejam membaca. Aku memicingkan mata, melihat lebih jelas. Itu lelaki yang kemarin datang menngangguku, aku melihatnya sedang sibuk dengan laptopnya. Tiba tiba dia membalas melihat kearahku, buru buru aku memalingkan pandanganku.

 Dengan salah tingkah, aku membuka novel yang sudah kubaca tadi, pura pura membaca. Dia kenapa disini.

Aku sesekali mencuri melihat dia, tiba tiba dia datang kearahku.

"Ini tempat umum mba, semua orang boleh dan bisa kesini" dia berdiri tepat di depanku.

Aku menunduk heran, dia kok tahu, dia pembaca pikiran kah? Kataku yang tertunduk heran. Aku mengangkat kepalaku dan melihatnya mengambil novelku.

"novel yang bagus, aku sudah membacanya, ceritanya seru tidak membosankan" Dia berkata sambil membuka halaman perhalaman novelku.

 "Aku tidak bertanya" Aku menjawab dengan nada yang masih sema dengan kemarin, sebal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun