Jajanan Pinggir Jalan Favorit

Jajanan Pinggir Jalan Favorit

Jajanan pinggir jalan (street food) memang terkadang menggiurkan. Seperti ada yang berbeda ketika kita mencicip kulineran di sana. Selain bisa lebih dekat dengan penjualnya, untuk yang suka kulineran pasti penasaran dengan cara pembuatannya, bukan? Tidak hanya makanan, tentu saja, aneka jenis minuman dari yang khas sampai sekadar buatan rumahan amat sayang bila dilewatkan.Makan di pinggir jalan pada akhirnya menjadi sebuah kebiasaan baru bagi pecinta kuliner. Jika dulu sekadar jadi alternatif pilihan, justru belakangan menjadi pilihan utama. Apakah di antara banyaknya jajanan pinggir jalan ada yang menjadi favorit Kompasianer? Yuk tulisankan reportase jajanan pinggir jalan favorit Kompasianer dengan menambahkanlabel JajananPinggirJalan (tanpa spasi) pada setiap artikel. 

 Joko Driyono Tersangka, Selesaikah Permasalahan Mafia Bola Indonesia?

Joko Driyono Tersangka, Selesaikah Permasalahan Mafia Bola Indonesia?

Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Kepolisian RI yang dibentuk pada 22 Desember 2018 telah menetapkan Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka terkait kasus pengaturan pertandingan.Tidak hanya itu, Satgas Antimafia bola juga sudah melakukan penggeledahan dan menyita 75 dokumen terkait pengaturan skor dan menemukan uang tunai Rp 300 juta di apartemen Joko Driyono, di mana 160 juta yang diduga berkaitan dengan tindak pidana suap.Atas penetapan Joko Driyono sebagai tersangka, apakah Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Kepolisian RI bisa dengan mudah mengungkap pengaturan skor yang telah terjadi di kompetisi sepak bola nasional? Sampaikan opini/pendapat Kompasianer terkait topik berikut dengan menambahkan label MafiaBolaNasional (tanpa spasi) pada setiap artikel.

 Kolaborasi Industri yang Diinisiasi Anak Muda

Kolaborasi Industri yang Diinisiasi Anak Muda

Era industri saat ini membutuhkan kolaborasi dari banyak pihak. Sebab, inovasi biar bagaimanapun tidak boleh berhenti dan anak muda diharapkan bisa menjadi ujung tombak industri ini. Anak-anak muda mesti konsisten pada bidang yang kini tengah digeluti dan memperdalam ilmu yang dimiliki. Tidak hanya itu, tentu saja, pemerintah juga mesti siap memfasilitasi dan membuat regulasi yang tepat guna mengembangkan setiap potensi yang ada. Bagaimana menurut Kompasianer akan tantangan industri di tangan anak muda ini? Adakah ide-ide segar yang bisa dikolaborasikan? Sampaikan opini/pendapat Kompasianer terkait topik berikut dengan menambahkan label KolaborasiIndustriAnakMuda (tanpa spasi) pada setiap artikel.

 ADU GAGASAN SANG CAPRES DI DEBAT KEDUA

ADU GAGASAN SANG CAPRES DI DEBAT KEDUA

Debat pemilihan presiden 2019 tahap kedua bakal digelar akhir pekan ini di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/02/2019). Tema debat kali ini bertenakan energi dan pangan, Sumber Daya Alam, lingkungan hidup, serta infrastruktur. Yang menarik, pada debat tahap kedua ini hanya melibatkan calon presiden dari kedua kubu, berbeda dari debat sebelumnya.Selain itu, para peserta debat tidak akan menerima kisi-kisi pertanyaan seputar tema debat sebagaimana ditetapkan KPU. Kompasianer apakah dengan tanpa kisi-kisi, kedua capres ini dapat memberikan gagasan yang lebih otentik? Atau Anda memiliki perkiraan juga opini lain? Tuliskan segala bentuk perkiraan atau opini Anda seputar debat capres kedua ini di Kompasiana dengan mencantumkan label DebatCapresKedua (tanpa spasi) pada tiap artikel.

 RESTRUKTURISASI TNI UNTUK MENDUDUKI BERBAGAI JABATAN DI KEMENTERIAN ATAU LEMBAGA

RESTRUKTURISASI TNI UNTUK MENDUDUKI BERBAGAI JABATAN DI KEMENTERIAN ATAU LEMBAGA

Presiden Joko Widodo memastikan bahwa restrukturisasi TNI akan segera dilakukan. Dalam rencana tersebut, Presiden Joko Widodo akan memberikan kesempatan kepada perwira TNI untuk menduduki berbagai jabatan di kementerian atau lembaga yang membutuhkan.Implementasi dari perubahan Perpres tersebut, yakni peningkatan kapasitas sebanyak lebih dari 60 jabatan di struktur TNI.Bagaimana tanggapan Kompasianer terkait restrukturisasi di tubuh TNI dan peningkatan kapasitas pejabat TNI? Apakah ini sebuah langkah yang tepat? Sampaikan opini/pendapat Kompasianer dengan menambahkan label RestrukturisasiTNI (tanpa spasi) pada setiap artikel.

 SUKARELAWAN POLITIK DAN MESIN PARTAI

SUKARELAWAN POLITIK DAN MESIN PARTAI

Sukarelawan politik kerap mewarnai pesta demokrasi bernama Pemilihan Umum terutama terkait pemilihan calon presiden-calon wakil presiden, tak terkecuali Pemilu 2019. Para partai politik pun menganggap penting sukarelawan politik ini.Akan tetapi, sebenarnya keberadaan sukarelawan ini belum terpayungi secara hukum. Dengan kata lain, sukarelawan politik adalah organisasi tanpa bentuk (OTB).Peraturan perundang-undangan hanya mengenal istilah tim kampanye. Kondisi ini membuat pelanggaran yang terjadi terkait sukarelawan hanya bisa dikenakan pada sukarelawan yang terdaftar dalam tim kampanye.Di sisi lain hal ini juga menimbulkan pertanyaan bagi elite partai dalam mengelola peran mesin partainya. Bagaimana pun penjaringan suara semestinya menjadi tugas mesin partai, bukan sukarelawan politik.Kompasianer, bagaimana opini Anda mengenai sukarelawan politik ini, sudahkah saatnya mereka diberikan auran yang jelas dan ketat? Dan adakah penilaian Anda terkait mesin partai dalam memainkan peranannya, terutama menggaet suara pemilihan?Tuliskan segala bentuk opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label SukarelawanPolitik (tanpa spasi) pada tiap artikelnya.

KEMERDEKAAN PERS DI INDONESIA

KEMERDEKAAN PERS DI INDONESIA

Pada puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019) Dewan Pers menganugerahkan medali Kemerdekaan Pers kepada Presiden Jokowi. Penghargaan medali tersebut, menurut Margiono, Penanggung Jawab HPN 2019 diberikan kepada pejabat tertinggi di negara ini yang dianggap tidak pernah mencederai kebebasan pers.Bagaimana tanggapan Kompasianer mengenai kemerdekaan kerja pers saat ini? Sudahkah profesi ini terjamin independensinya? Sampaikan opini atau reportase terkait topik berikut dengan menambahkan label PersIndonesia2019 (tanpa spasi) pada setiap artikel.

 Ketika Air Baku Tercemar

Ketika Air Baku Tercemar

Kualitas sumber air baku Kali Malang dinyatakan masih jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh pemerintah. Ini merupakan persoalan mendasar terkait sanitasi dan akses terhadap air bersih. Sebagaimana kita ketahui, ketersediaan air bersih merupakan hal mendasar bagi kehidupan setiap orang. Tetapi kelayakannya masih menjadi persoalan sampai saat ini.Kompasianer, bagaimana tanggapanmu terhadap masalah-masalah yang menjadi faktor kian cemarnya air baku di wilayahmu? Adakah tips yang bisa dibagikan demi pengelolaan air yang lebih baik demi kesehatan warga umum? Sampaikan opini/reportase terkiat topik berikut dengan menambahkan label PengelolaanAir (tanpa spasi) pada setiap artikel.

 Kembali, Pegawai KPK Mengalami Penganiayaan

Kembali, Pegawai KPK Mengalami Penganiayaan

Penyerangan terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terulang. Pada kasus penyerangan ini 2 pegawai KPK dianiaya saat sedang menjalankan penyelidikan di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/2/2019). Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penganiayaan terjadi saat kedua pegawai KPK tengah mengecek informasi terkait adanya indikasi korupsi di Hotel Borobudur.Kekerasan terhadap pegawai KPK bukanlah baru pertama, pada April 2017 misalnya, penyidik senior KPK, Novel Baswedan, disiram air keras pada wajahnya. Apa tanggapan Kompasianer bila berkaca pada penyerangan yang dialami KPK ini? Sampaikan opini/pendapat Kompasianer terkait topik berikut dengan menambahkan label PenyeranganPegawaiKPK (tanpa spasi) pada setiap artikel.

 Selamat Datang Tahun Babi Tanah!

Selamat Datang Tahun Babi Tanah!

Tahun Baru Imlek akan segera dirayakan pada tanggal 5 Februari 2019. Berdasarkan penanggalan Tionghoa, tahun ini merupakan tahun babi tanah yang secara tradisi dipercaya membawa sifat jujur, bersahabat, ulet, dan penuh harapan.Meski diramalkan akan menjadi tahun yang lebih baik, tetapi tetap saja akan ada banyak tantangan yang dihadapi. Ahli Feng Shui Gunadi Widjaja mengatakan tahun ini merupakan tahun yang lebih sehat secara finansial karena peruntungan bisnis terbuka luas. Tuntutan kerja dan inovasi terasa semakin cepat sehingga juga rawan menimbulkan stres dan salah strategi. Bahkan bisa mengakibatkan kurangnya kualitas hubungan dengan keluarga.Meski secara umum diramalkan demikian, setiap shio memiliki peruntungannya sendiri di tahun babi tanah ini. Lalu bagaimana dengan Anda, Kompasianer? Apa harapan dan doa Anda di tahun babi tanah ini? Ceritakan pula kisah seru Anda merayakan atau menyaksikan kemeriahan Imlek di sekitar hunian Anda. Sertakan label Imlek2019 (tanpa spasi) pada setiap artikel yang Anda tulis.