Mohon tunggu...
TOPIK PILIHAN
 FENOMENA JASA TITIPAN

FENOMENA JASA TITIPAN

Selain berkembangnya usaha industri menengah, usaha perorangan mulai menunjukkan geliatnya. Salah satunya adalah membuka jasa titipan atau jastip.Fenomena jastip berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi. Tak hanya itu, maraknya jastip juga tak lepas dari keterbatasan waktu dan jarak yang dimiliki para konsumen. Kompasianer, bagaimana Anda menanggapi fenomena jastip ini? Apakah bisnis jastip ini menjadi menjadi peluang usaha baru yang menjanjikan? Atau adakah kiat-kiat yang ingin dibaikan kepada kepada pembaca sebelum memulai bisnis jastip atau menggunakan jada titipan ini?Tuliskan opini Anda di Kompasiana terkait hal ini dengan menyematkan label Mau Jastip Dong (menggunakan spasi) di tiap artikelnya.

 TERIMA KASIH, PAK JK

TERIMA KASIH, PAK JK

Masa bakti Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden akan segera berakhir pada Oktober 2019 nanti. Peran serta peninggalannya selama menjadi Wakil Presiden tentu tidaklah sedikit bagi rakyat Indonesia.Tidak hanya itu, di sela waktu bertugas, ternyata Pak JK juga masih menyempatkan diri untuk berbagi kisah dan cerita di Kompasiana. Sudah tahukan kalau Pak JK juga seorang Kompasianer?Nah, sebagai bentuk apresiasi kita terhadap Pak JK, silakan tulis kesan atau opini mengenai masa bakti beliau selama menjabat sebagai Wakil Presiden dengan menambahkan label Terima Kasih Jusuf Kalla (menggunakan spasi) pada setiap artikel.

 KETIKA PEJABAT DISERANG, DAHULUKAN SIMPATI ATAU EMOSI?

KETIKA PEJABAT DISERANG, DAHULUKAN SIMPATI ATAU EMOSI?

Pukul 12.00 WIB selepas menghadiri acara di Universitas Mathla'ul Awal, Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10/2019) Menko Polhukam Wiranto ditusuk orang tak dikenal. Kabar ini, tentu saja mengundang ragam reaksi dari warganet. Selain ucapan duka, tak sedikit pula yang membuat lelucon dan menafsirbebaskan peristiwa tersebut.Kompasianer, bagaimana Opini Anda menanggapi ramainya prediksi, opini, dan asumsi warganet atas insiden ini? Apakah respons ini warganet ini sudah melebihi batas? Atau justru sebagai bentuk katarsis ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah?Bagikan opini Anda di Kompasiana dengan menyematkan label Penusukan Wiranto (menggunakan spasi) pada tiap artikelnya.

 Buzzer di Ruang Publik

Buzzer di Ruang Publik

Istilah buzzer atau pendengung tengah menjadi pusat perbincangan. Sayangnya, narasi yang muncul membuat aktivitas ini mendapatkan label/image yang buruk. Buzzer (sebagaimana sebagian orang telah menganggap peran ini sebagai profesi berbayar) memang berkontribusi besar dalam pembangunan opini publik. Nah, Kompasianer, bagaimana Anda menanggapi fenomena buzzer belakangan ini? Apakah kehadiran buzzer memberikan dampak positif, atau justru berdampak negatif? Bagaimana seharusnya masyarakat menyikapi buzzer di era digital saat ini? Atau Anda ingin memberi tips cara menjadi buzzer yang beretika? Tuliskan ulasan/opini Anda di Kompasiana dengan menyematkan label Fenomena Buzzer (menggunakan spasi) pada tiap artikelnya.

Jangan Remehkan Isu Kesehatan Mental

Jangan Remehkan Isu Kesehatan Mental

Kesehatan fisik memang penting. Tetapi selain fisik, ada satu aspek “sehat” lain yang kerap kita lupakan, yakni kesehatan mental. Seiring dengan ramainya film “Joker” yang di dalamnya turut mengulas dampak yang ditimbulkan akibat penyakit mental, netizen kian menyadari pentingnya sehat secara mental. Pemerintah, di sisi lain, perlu lebih fokus mengatasi persoalan ini demi terciptanya SDM yang unggul dan berkelanjutan.Kompasianer, apakah Anda memiliki kisah/tips/opini/studi tentang pencegahan atau penanganan penyakit mental? Atau Anda ingin mengampanyekan isu kesehatan mental? Silakan tuliskan di Kompasiana dengan menyematkan label Sadar Kesehatan Mental (menggunakan spasi) pada setiap artikelnya.

 Gaya Ngopi Masa Kini

Gaya Ngopi Masa Kini

Tren kopi susu era kiwari sebenarnya terjadi juga di negara lain. Hanya saja, kini, Indonesia yang paling masif pertumbuhannya; baik secara jumlah kedai yang menjual hingga penikmatnya.Namun, apakah kopi susu kekinian ini sekadar tren belaka, sesuatu yang bisa berganti dengan cepat hingga muncul tren baru? Silakan sampaikan opini atau pendapat Kompasianer mengenai topik berikut dengan menbahkan label Kopi Susu Kekinian (menggunakan spasi) pada setiap artikel.

 Hari Batik Nasional 2019

Hari Batik Nasional 2019

Batik Indonesia telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-Bendawi pada 2 Oktober 2009 oleh United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Dan pada tanggal itu pula, kini, kita merayakan Hari Batik Nasional.Kita bisa saja berbangga dengan penetapan batik sebagai warisan dunia, tetapi jika kita sama sekali tidak menggunakannya untuk apa? Oleh karena itu, adakah motif batik yang menjadi favorit Kompasianer? Adakah kenangan tersendiri atas batik tersebut? Silakan tulis cerita Kompasianer terkait topik berikut dengan menambahkan label Hari Batik 2019 (menggunakan spasi) pada setiap artikel.

Ambon, Kairatu, dan Maluku Diguncang Gempa

Ambon, Kairatu, dan Maluku Diguncang Gempa

Gempa yang mengguncang Kota Ambon, Maluku, pada kamis (26/09/2019) dengan magnitudo 6,5 ternyata belum berakhir. Hingga saat ini gempa susulannya belum dapat kepastian kapan akan berakhir.Menimbang tersebut, tingkat kewaspadaan dan kesiapan masyarakat memang mesti diperkuat. Apalagi akan banyak simpang-siurnya kabar di tengah proses evakuasi dan pemulihan warga terdampak.Silakan tulis pandangan atau reportase Kompasianer mengenai topik berikut dengan menambahkan label Gempa Ambon Maluku (menggunakan spasi) pada setiap artikel.

 Mengevaluasi DPR-RI

Mengevaluasi DPR-RI

Masa bakti anggota legislatif di Senayan periode 2014-2019 telah berakhir 30 September 2019. Selama 5 tahun penugasan, tidak sedikit menjadi polemik dari Undang-Undang yang dihasilkan. Ada yang baik dan perlu diapresiasi, tapi ada juga yang mesti terus kita kritisi dan kawal. Toh, mereka bisa sampai ke Senayan juga oleh kita yang memilihnya. Mereka tidak serta-merta di sana.Tetapi, apa evaluasi dari Kompasianer terhadap leguslator kita pada periode 2014-2019? Silakan tulis opini atau pendapat Kompasianer mengenai topik berikut dengan menambahkan label Mengevaluasi DPR RI (menggunakan spasi) pada setiap artikel.

 Hari Jantung dan Cukai Rokok

Hari Jantung dan Cukai Rokok

2 September diperngati sebagai Hari Jantung Sedunia. Namun, biar bagaimanapun, gaya hidup sehat juga tidak akan berjalan maksimal bila lingkungan kita masih sama tidak sehatnya seperti orang-orang yang masih merokok dan membuat kita menjadi perokok pasif.Akan tetapi, untuk kali, pemerintah serius untuk menekan angka perokok. Dalam hal ini pemerintah akan menaikan cukai rokok sebesar 23 persen dan berlaku mulai 1 Januari 2020. Silakan tulis opini atau reportase Kompasianer dengan menambahkan label Kenaikan Cukai Rokok (menggunakan spasi) pada setiap artikel.