Berharap pada Ibu Kota

Berharap pada Ibu Kota

Tepat 22 Juni Ibu Kota Jakarta merayakan hari ulang tahunnya yang ke-491. Usia yang jauh dari kata muda. Tetapi sampai saat ini kita masih mengidamkan Jakarta sebagai kota ideal. Terlebih Jakarta merupakan representasi Indonesia di mata dunia.Jakarta sejak dahulu terus mengalami perubahan baik dari tata kota, budaya, sampai politiknya. Selain itu, Jakarta juga masih menjadi pusat dari berbagai sektor, ekonomi dan pendidikan salah duanya. Sentralisasi di Ibu Kota ini pun tak terelakkan lagi. Rencana pemindahan ibu kota pun sampai sekarang masih menjadi wacana. Di sisi lain, rencana itu juga masih menimbulkan pro dan kontra.Tentu, dengan segudan persoalan yang ada, sampai sekarang kita masih banyak berharap agar Jakarta menjadi kota yang nyaman untuk ditempati semua orang.Kompasianer, apakah Anda memiliki harapan-harapan khusus pada ulang tahun Kota Jakarta ke-491 ini? Tuliskan harapan-harapan atau ulasan Anda seputar Jakarta di Kompasiana dengan menyertakan label: HUT Jakarta (tanpas spasi) pada artikel Anda.

 SEPERTI APA KEMERIAHAN HARI RAYA IDULFITRI DI SEKITAR ANDA?

SEPERTI APA KEMERIAHAN HARI RAYA IDULFITRI DI SEKITAR ANDA?

Umat Islam di Indonesia merayakan Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah pada Jumat (15/6/2018), hari kemenangan setelah satu bulan menahan lapar dan nafsu duniawi. Bagi umat Islam di Indonesia, momen ini digunakan untuk kumpul bersama keluarga dan saling bermaafan.Selama perayaan, berbagai makanan dan tradisi turut memeriahkan Idulfitri di Indonesia. Ketupat adalah salah satu makanan khas Idulfitri di Indonesia yang terbuat dari beras dan dibungkus dari anyaman daun kelapa. Makanan ini biasanya dinikmati dengan Opor Ayam sebagai lauk.Kemudian ada pula beragam tradisi yang sudah berlangsung menahun di berbagai daerah saat Idulfitri tiba. Misalnya seperti tradisi Kenduri Makam di Aceh, Malaman di Lampung, Perang Topat di Lombok, dan yang lainnya. Beberapa tradisi khas daerah yang selalu ramai dihadiri masyarakat, tak jarang berubah menjadi sebuah festival untuk menarik wisatawan.Kompasianer, seperti apa kemeriahan Hari Idulfitri di lingkungan sekitar Anda? Tuliskan cerita Anda dengan menyertakan label: IDULFITRI 1439 (tanpa spasi) pada artikel Anda.

 YUK, BAGIKAN CERITA MENARIK ANDA SELAMA MUDIK

YUK, BAGIKAN CERITA MENARIK ANDA SELAMA MUDIK

Di bulan Ramadan, ada satu paling dinanti, terutama bagi perantau. Mereka kerap menggunakan momen ini untuk mudik atau pulang ke kampung halaman melepas rindu dengan sanak saudara di bulan penuh berkah. Dan dalam perjalanannya selalu memiliki kisah tersendiri.Agar semua peristiwa itu tak hanya Anda simpan sendiri dan membayangkan serunya berbagi cerita-cerita saat mudik bersama penulis-penulis lainnya, maka alangkah tepatnya Anda bagikan di Kompasiana.Selain dalam bentuk tulisan, Anda juga dapat melaporkan reportase mudik dalam bentuk video dengan memilih kategori video pada dashboard tulis.Untuk berpartisipasi, Anda dapat menuliskan langsung cerita pengalaman mudik di Kompasiana dengan mencantumkan label: MUDIK 2018 (Tanpa Spasi).

 Menyelamatkan THR dari Terpaan Diskon

Menyelamatkan THR dari Terpaan Diskon

Ada yang istimewa saat bertepatan hari ke-20 di bulan puasa yaitu hadirnya Tunjangan Hari Raya atau biasa disebut THR ke dompet atau rekening Anda masing-masing. Tapi sebenarnya ada persoalan laten yang mengintai di saat-saat datangnya THR, yakni buruknya kita mengelola pengeluaran.Kompasianer, bagaimana opini Anda untuk mengatasi persoalan menahun kita di saat menjelang Ramadan seperti ini, atau bagaimana kiat-kiat menurut Anda untuk menjaga pengeluaran di waktu-waktu sebelum lebaran.Kirimkan tulisan Anda berupa opini, pandangan, atau tips terkait fenomena di atas di Kompasiana dengan label THR LEBARAN (tanpa spasi).

 Memaknai Kembali Pancasila dalam Bernegara

Memaknai Kembali Pancasila dalam Bernegara

1 Juni lalu secera resmi ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila. Penerapan nilai-nilai Pancasila kini menjadi sorotan di masyarakat. Nilai-nilai ini dianggap hampir pudar dari kehidupan berbangsa bernegara. Dan tidak jauh dari itu pula yang kemudian menjadi sorotan adalah besaran gaji anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mencapai ratusan juta rupiah.Kompasianer, adakah opini Anda terkait kelahiran Pancasila atau pandangan Anda tentang gamabran Pancasila saat ini? Atau juga mungkin Anda ingin menanggapi peran BPIP untuk mengingatkan kembali nilai-nilai Pancasila di Tanah Air?Silakan unggah karya Anda dan sertakan label Hari Lahir Pancasila (tanpa spasi) di Kompasiana.

 Kesucian Hari Raya Waisak 2018

Kesucian Hari Raya Waisak 2018

Umat Budha di Indonesia merayakan Hari Raya Waisak 2562 BE yang jatuh pada Selasa (29/5/2018). Pada perayaan ini umat Budha mengenang 3 peristiwa suci penyebar ajaran Buddha, Siddhartha Gautama, selama masa hidupnya.Selain umat Budha, perayaan ini menarik perhatian orang banyak, khususnya umat beragama lain dan turis asing. Mereka ikut khidmat dalam setiap prosesi mengenang peristiwa suci Sidharta Gautama.Kompasianer, apa makna Waisak bagi Anda di tahun ini, atau sertakan pengalaman atau kisah di sekitar Anda dalam merayakan kesucian Hari Raya Waisak 2018? Tuliskan cerita Anda dengan menyertakan label Waisak 2018 (tanpa spasi) pada artikel Anda.

Saling Silang Pendapat tentang Peran Minke

Saling Silang Pendapat tentang Peran Minke "Bumi Manusia"

Akhirnya novel "Bumi Manusia" difilmkan. Sayangnya, reaksi warganet terhadap rencana ini tidak berbanding lurus dengan harapan para pembaca Pramoedya Ananta Toer. Satu di antaranya adalah penunjukan Iqbaal sebagai Minke, tokoh utama dalam novel "Bumi Manusia".Adakah tanggapan, kritik, atau saran terhadap akan diangkatnya film "Bumi Manusia" ini, Kompasianer? Sertakan label ini pada setiap artikel: FILM BUMI MANUSIA (tanpa spasi).

 REAL MADRID VS LIVERPOOL, SIAPA MENJADI JAWARA EROPA?

REAL MADRID VS LIVERPOOL, SIAPA MENJADI JAWARA EROPA?

Real Madrid dan Liverpool akan bertemu dalam kompetisi bergengsi se-Benua Biru, Final Champions League 2017/2018, di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, Minggu (27/05/2018) dini hari WIB. Di atas kertas kedua tim berpeluang juara sama besar.Real Madrid adalah tim langganan juara. Memiliki pemain terbaik dunia dan pelatih yang tengah moncer membuat Madrid semakin menakutkan.Liverpool sendiri bukan tanpa modal. Mereka memliki sejarah bagus kala bertemu tim Ibu Kota Spanyol itu. Dari lima kali pertemuan, The Reds mampu menang tiga kali dan Madrid hanya dua kali.Kompasianer, bagaimana prediksi Anda mengenai pertandingan kedua tim, dan siapakah yang akan menjadi jawara di Eropa? Berikan opini Anda berupa prediksi, baik hasil, strategi, ataupun jalannya pertandingan kedua tim dengan labelUCL 2018 (tanpa spasi) di Kompasiana.

 REFORMASI SUDAH SESUAI YANG DICITA-CITAKAN?

REFORMASI SUDAH SESUAI YANG DICITA-CITAKAN?

Reformasi dianggap bisa membawa bangsa ini menjadi lebih demokratis. Masyarakat pun seolah dijanjikan memiliki harapan kehidupan berbangsa dan bernegara lebih baik, aman, adil, dan tentu saja, lebih sejahtera. Hanya sejak reformasi itu dimulai hingga genap 20 tahun kini belum ada tanda-tanda membaiknya negara ini bagi masyarakat.Lantas bagaimana tanggapan Kompasianer mengenai momentum reformasi tahun ini, apakah sudah seperti yang dicita-citakan atau justru semakin jauh?Atau bagaimana juga tanggapan Anda soal pemerintah yang belum mengungkap dalang Tragedi Trisakti dan Semanggi beberapa hari sebelum lengsernya Soeharto?Tuliskan semua opini, analisis, reportase, atau juga kisah-kisah seputar momentum Mei 1998 dengan label 20 TAHUN REFORMASI (tanpa spasi) di Kompasiana.

 Polemik 200 Penceramah Versi Kementerian Agama

Polemik 200 Penceramah Versi Kementerian Agama

Kementerian Agama merilis 200 nama penceramah yang dianggap moderat serta jauh dari ajaran intoleran dan radikal. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, rilis 200 nama penceramah tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat. Selama ini Kementerian Agama (Kemenag) sering mendapatkan pertanyaan mengenai rekomendasi penceramah yang baik.Meski bertujuan baik, keluarnya rilis penceramah yang baik versi Kemenag menuai polemik di kalangan masyarakat. Misalnya menimbulkan kebingungan di masyarakat ketika menerima penceramah di luar daftar dari Kemenag, yang akhirnya menimbulkan rasa saling curiga. Kemudian tidak jelasnya pihak yang mengajukan dan memilih nama penceramah, keputusan Kemenag dinilai terlalu subyektif.Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang rilis 200 nama penceramah yang baik dari Kementerian Agama? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: 200 PENCERAMAH (Tanpa Spasi) pada setiap artikel.

 LEDAKAN BOM GUNCANG 3 GEREJA DI SURABAYA

LEDAKAN BOM GUNCANG 3 GEREJA DI SURABAYA

Indonesia kembali berduka. Pasca-kerusuhan napi teroris di rutan Mako Brimob, Depok (11/5/2018), ledakan bom mengguncang tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Dikutip dari Kompas.com, total korban dari ledakan di 3 gereja dilaporkan 10 orang meninggal dan 41 orang luka-luka.Aksi terror bom di Surabaya ini akhirnya dikaitkan dengan insiden kerusuhan  napi teroris di rutan Mako Brimob, Depok. Kepala Polda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin menyatakan, kasus ledakan bom yang terjadi di tiga lokasi di Surabaya merupakan imbas kerusuhan napi teroris di rutan yang ada di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.Kompasianer, bagaimana tanggapan Anda atas terror bom yang menyasar 3 gereja di Surabaya? Tuliskan opini Anda dengan label BOM SURABAYA (TANPA SPASI) di Kompasiana.

 PERKAWINAN ANAK MASIH MARAK

PERKAWINAN ANAK MASIH MARAK

Persoalan pernikahan anak di bawah umur masih sering terjadi di Indonesia. Data UNICEF (2017) memaparkan, 25 persen anak di Indonesia menikah di bawah usia 18 dan diikuti dengan angka kelahiran di bawah umur yang sama.Maraknya pernikahan anak di bawah umur dialaskan oleh faktor ekonomi. Padahal, masih berdasarkan data UNICEF, perempuan yang melakukan perkawinan usia anak sebagian besar tetap hidup dalam kemiskinan.Kompasianer, bagaimana Anda melihat dengan fenomena ini, atau apa solusi Anda guna menekan tingginya angka perkawinan anak di bawah umur di Indonesia? Tuliskan opini Anda dengan label PERKAWINAN ANAK (TANPA SPASI) di Kompasiana.

Tragedi Mei Masih Misteri

Tragedi Mei Masih Misteri

Tragedi Mei 1998 masih menyisahkan luka. Pasalnya hingga sekarang Pemerintah tak mampu mengungkap identitas dalang kerusuhan dan penembakan. Bahkan tak ada seorang pun yang bertanggung jawab atau diberi hukuman atas insiden ini.Setelah 20 tahun berlalu Tragedi Mei 1998 masih tetap menjadi misteri. Ini adalah bukti Negara Indonesia masih mengabaikan hak-hak korban atas kebenaran dan keadilan karena tidak mampu menangani kasus pelanggaran HAM berat sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang.Kompasianaer, apa tanggapan Anda atas sikap negara terhadap Tragedi Mei 1998? Tuliskan opini atau kritik Anda terhadap pemerintah, atau juga mungkin kisah Anda di saat peristiwa kala itu terjadi di Kompasiana dengan mencantumkan label: TRAGEDI MEI (TANPA SPASI)

 Meraup Laba dari Si Pintar

Meraup Laba dari Si Pintar

Gimana nggak terjadi kesenjangan #pendidikan? Universitas bikin tes masuk. Saring yang pinter-pinter. Mereka dididik. Ya tambah melejitlah ninggalin yang goblok-goblok. Mestinya Universitas bikin tes agar yang pinter-pinter jangan diterima, suruh mereka belajar sendiri. Yang goblok-goblok yang dididik. Demikian kicauan Budayawan Sudjiwo Tedjo di akun Twitter pribadinya yang diikuti tagar Hari Pendidikan Nasonal.Jika bicara soal pendidikan di Indonesia, memang tidak akan habis. Segala permasalahan akan muncul dalam pembahasan ini seperti masalah pemerataan, fasilitas, dan kemudian berujung pada kesenjangan pendidikan. Dan melihat kicauan budayawan Sudjiwo Tedjo rasanya ada benar.Padahal, sejatinya sekolah adalah tempat untuk mendidik para anak bangsa. Bukan malahan menjadi ajang meraup laba dari anak pintar.Kompasianer, Anda memiliki ulasan, opini ataupun pengalaman pribadi tentang kesenjangan pendidikan di sekitar Anda? Sampaikan di Kompasiana dengan menyertakan label: Hardiknas 2018 (tanpa spasi) pada artikel Anda.

 May Day is Fun Day?

May Day is Fun Day?

Ada yang berbeda dari peringatan Hari Buruh tahun ini. Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) Hanif Dakiri mengusulkan Hari Buruh sebaiknya dilakukan dengan cara-cara menarik. "May Day is fun day," usulnya.Namun, usulan tersebut langsung dimentahkan oleh M. Yahya, juru bicara Gerakan Buruh untuk Rakyat (Gebrak), katanya itu (usulan dari Menaker) tidaklah tepat, membelokkan sejarah Hari Buruh itu sendiri.Jadi, setujukah Kompasianer dengan usulan Menteri Ketenagakerjaan terkait Hari Buruh menjadi 'fun day'? Tuliskan pendapat atau reportase terkait Hari Buruh dengan label: May Day 2018 (tanpa spasi) pada setiap artikel.

 POLEMIK TENAGA KERJA ASING

POLEMIK TENAGA KERJA ASING

Masalah Tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia kembali mencuat dan menjadi polemik. Sebab musababnya adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Perpres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo itu bertujuan memudahkan TKA masuk ke Indonesia guna peningkatan investasi dan perbaikan ekonomi nasional.Kemudian peraturan itu juga meliputi dunia akademik, di mana pemerintah juga berencana untuk mendatangkan dosen dari luar negeri.Apakah ini sebuah tantangan terhadap para tenaga kerja di Indonesia untuk terus mengembangkan kemampuannya? Atau, andai saja memang kekurangan tenaga kerja dari berbagai bidang, apa mesti dengan mengimpor dari luar negeri?Kompasianer, bagiamana tanggapan Anda tentang Perpres ini? Sampaikan ulasan, opini, atau reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: TENAGA KERJA ASING (tanpa spasi) pada artikel Anda.

 Tuliskan Ceritamu tentang Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan di Kompasiana!

Tuliskan Ceritamu tentang Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Selatan di Kompasiana!

Setelah dibuka oleh Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, kini saatnya tongkat estafet #KabarDariSeberang dilanjutkan kepada Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.Selama sepekan, Kompasianer seindonesia diundang untuk membagikan kisah tentang ketiga provinsi tersebut supaya segala pelosok Indonesia lebih dekat dan mengetahui kabar tentang Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah. Topik Pilihan ini terbuka bagi Kompasianer berdomisili di manapun yang ingin membicarakan tentang Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.Cantumkan label SaatnyaSulutGorontaloSulteng dan KabarDariSeberang (tanpa spasi) pada setiap artikel Anda. Periode penulisan untuk regio ini berlangsung mulai dari 23 hingga 29 April 2018.

 Sosok Kartini di Lingkungan Kerja

Sosok Kartini di Lingkungan Kerja

Setiap 21 April rakyat Indonesia memperingati perjuangan Raden Adjeng Kartini meraih keseteraan hak bagi wanita Indonesia. Berkat perjuangannya, kini wanita di Indonesia dapat merasakan keseteraan yang sama dengan laki-laki.Kini di zaman modern, kesetaraan itu sudah merambat di dunia kerja. Sudah banyak wanita yang menempati posisi kerja yang umumnya ditempati oleh laki-laki, misalnya sopir bus, pilot, tenaga keamanan, politikus, CEO dan masih banyak lagi.Kompasianer, seperti apa sosok Kartini di lingkungan tempat kerja Anda? Bagikan ulasan,opini dan reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: HARI KARTINI (tanpa spasi) pada artikel Anda.

 Ujian Nasional Mendadak

Ujian Nasional Mendadak "HOTS"

Ujian Nasional untuk tingkat SMA kali ini dikeluhkan terlalu sulit oleh para siswa. Mereka beralasan, soal ujian yang mereka terima tidak sesuai dengan kisi-kisi.Selain itu pada Ujian Nasional 2018 Kemdikbud telah memberlakukan soal yang membutuhkan daya nalar tingkat tinggi atau High Order Thinking Skills (HOTS). Tujuannya untuk meningkatkan kualitas Ujian Nasional dan mengetahui kemampuan siswa.Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang adanya metode HOTS di Ujian Nasional kali ini? Sudahkah tepat dan berdampak baik kepada para siswa? Atau Anda punya pendapat lain tentang metode yang tepat untuk ujian nasional?Sampaikan ulasan, opini dan reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: UN 2018 (tanpa spasi) pada artikel Anda.

 Ada

Ada "Jokowi" di Sertifikat Tanah

Jurnalis Kompas TV Aiman Witjaksono melakukan penelusuran mengenai sertifikat tanah yang dibagikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Dari penelusuran itu Aiman menemukan pesan dan foto Jokowi di bagian belakang sertifikat. Pesan di sertifikat itu hanya memenuhi kurang dari seperempat kertas. Sedangkan sebagian besarnya, berisi foto Presiden saat membagikan sertifikat tanah.Kendati, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil, seperti dikonfirmasi Aiman, membantah ada upaya politik di dalamnya.Kompasianer, melihat hasil penelusuran Aiman bagaimana Anda menanggapinya? Benarkah itu bagian dari politik atau memang murni program pemerintahan Jokowi?Bagikan tanggapan Anda berupa opini dan menuliskannya di Kompasiana dengan label SERTIFIKAT JOKOWI (tanpa spasi).

Ada Kabar Apa dari Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung?

Ada Kabar Apa dari Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung?

Selain timah di Bangka, kisah Laskar Pelangi di Belitung, kopi di Lampung, dan perkebunan di Sumatera Selatan, ada banyak hal perlu kita ketahui dari ketiga provinsi tersebut. Bisa jadi tentang dilema penggunaan bahasa ibu, dinamika lahan adat, atau mungkin perkembangan terbaru tentang jembatan yang baru dibangun dan harga barang kebutuhan pokok yang melambung.Topil #KabarDariSeberang dibuat khusus untuk mengapresiasi konten lokal. Siapa pun boleh menulis tentang provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung tanpa terkecuali, dalam bentuk reportase, opini, ulasan, dan lain-lain.Tuliskan kabar Anda dengan mencantumkan label SaatnyaSumselBabelLampung dan KabarDariSeberang (tanpa spasi) pada setiap artikel. Periode penulisan untuk regio ini berlangsung mulai dari 16 – 22 April 2018.

DIET TANPA PENGAWASAN DOKTER BISA BERBAHAYA

DIET TANPA PENGAWASAN DOKTER BISA BERBAHAYA

Memiliki berat badan ideal dan ramping bak artis idola adalah dambaan banyak orang. Untuk mewujudkannya tak jarang orang rela bersusah payah untuk menurunkan berat badan, salah satunya dengan mengikuti program diet. Sayangnya banyak orang mengikuti program diet dari media sosial, tanpa melalui pengawasan dokter. Hal ini berbahaya, sebab diet tanpa pengawasan dokter dapat meningkatkan risiko terjangkit penyakit. Kompasianer, bagaimana diet sehat menurut Anda? Sampaikan ulasan, opini dan reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: CERITADIET (Tanpa Spasi) pada artikel Anda.

 1 Tahun Kasus Novel Baswedan

1 Tahun Kasus Novel Baswedan

Satu tahun sejak penyerangan yang dialami terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan belum juga menemui titik terang. Dan Novel pun kecewa. Ia menduga pihak yang berwenang belum mau mengungkapkannya.Selain itu, kekecewaan Novel, pihak berwenang hingga kini belum juga menyepakatai untuk membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF). Padahal, masyarakat sudah mendesak sejak lama.Kompasianer, bagaimana Anda melihat kasus Novel yang berlarut-larut ini? Mari bagikan opini, penilaian, atau analisis Anda di Kompasiana dengan label Kasus Novel (tanpa spasi).

"Kitab Suci Fiksi" Rocky Gerung

Dosen Filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung menyebut Kitab Suci adalah fiksi di sebuah acara televisi swasta, Selasa (10/04).Atas ucapan itu Rocky Gerung dilaporkan ke pihak berwajib. Laporan itu dilayangkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Permadi Arya, Rabu (11/04) kemarin. Menurut Permadi ucapan Rocky mencederai seluruh umat beragama di Indonesia.Kompasianer, bagaimana Anda menafsirkan ucapan Rocky Gerung? Mari tuliskan opini Anda di Kompasiana dengan label Kitab Suci Fiksi (tanpa spasi).

Menebak Langkah Gatot Nurmantyo untuk 2019

Menebak Langkah Gatot Nurmantyo untuk 2019

Sembari menunggu kepastian maju tidaknya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam bura pencalonan presiden 2019, tak ada salahnya sedikit menengok ke arah Gatot Nurmantyo.Gatot sampai saat ini masih belum menentukan lajunya. Namun kabar berhembus ia digadang-gadang dicalonkan untuk menjadi wakil presiden Joko Widodo periode 2019-2024. Di sisi lain, kabar Gatot digandeng Prabowo juga tak kalah kencang.Kompasianer, bagaimana menurut Anda terkait langkah mana yang akan Gatot Nurmantyo pilih untuk maju di pencalonan presiden dan wakil presiden.Mari bagikan opini, prediksi, atau analisis Anda di Kompasiana dengan label Langkah Gatot (tanpa spasi)

Meliburkan Sekolah demi Asian Games 2018

Meliburkan Sekolah demi Asian Games 2018

Wacana meliburkan anak sekolah khususnya di DKI Jakarta akhirnya direalisasikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meliburkan siswa SMP, SMA, dan SMK di Jakarta selama penyelenggaraan Asian Games 2018 pada 18 Agustus sampai 2 September mendatang.Selain libur sekolah, opsi lain yang sempat muncul ke publik adalah perihal transportasi, rekayasa lalu lintas, dan pengaturan jam kerja perkantoran.Bagaimana Kompasianer melihat atas keputusan diliburkannya anak sekolah, dan juga opsi-opsi lain yang bermunculan demi penyelenggaraan Asian Games 2018? Bagikan opini Anda dengan menuliskannya di Kompasiana dengan label Libur Asian Games (tanpa spasi).

 PUISI SUKMAWATI

PUISI SUKMAWATI

Puisi berjudul Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri menjadi kontroversi lantaran dinilai mempertentangkan nilai antaridentitas di Indonesia. Akibatnya, Sukmawati pun dilaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penistaan agama.Namun Pihak Polda Metro Jaya masih akan meminta keterangan ahli bahasa untuk melakukan penyelidikan atas laporan itu.Kompasianer, bagaimana tanggapan Anda tentang puisi dari Rachmawati? Atau Anda justru memaknai berbeda atas puisi tersebut? Mari bagikan opini atau pendapat Anda dengan menuliskannya di Kompasiana dengan label Puisi Sukmawati (tanpa spasi).

 MENGGAUNGKAN KEMBALI FILM ANAK

MENGGAUNGKAN KEMBALI FILM ANAK

Memperingati Hari Film Nasional yang jatuh pada Jumat 30 Maret 2018 besok bisa dijadikan momentum menggaungkan kembali semangat terhadap film Indonesia, terutama film anak. Sebab, saat ini film anak sulit ditemui di bioskop.Kompasianer, dalam rangka peringatan Hari Film Nasional, bagikan pendapat Anda agar film anak kembali populer di Indonesia. Cantumkan label: FILMANAK (tanpa spasi) pada setiap artikel Anda.

MERESAPI MAKNA KASIH SAAT PASKAH

MERESAPI MAKNA KASIH SAAT PASKAH

Umat Nasrani merayakan Paskah sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus. Pengorbanan-Nya wafat di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia menyiratkan pesan supaya umat Nasrani juga dapat membagikan kasih kepada manusia dan seluruh ciptaan-Nya. Di Indonesia, momentum Paskah ini terasa spesial karena beberapa wilayah memiliki tradisinya sendiri dalam merayakan Hari Raya Kebangkitan Kristus.Kompasianer, bagaimana dengan perayaan Paskah yang Anda rayakan pekan ini? Bagikan ulasan, opini dan reportase Anda di Kompasiana dengan menyertakan label: PASKAH 2018 (tanpa spasi) pada artikel Anda.

 TRANSPORTASI DARING MERESAHKAN?

TRANSPORTASI DARING MERESAHKAN?

Angkutan daring yang mudah dipesan dan memiliki tarif yang lebih murah dari angkutan konvensional kini makin digemari masyarakat. Keberadaannya pun sudah menjamur di setiap sudut kota. Namun di balik segala kemudahan angkutan daring, ternyata juga tak lepas dari perilaku tidak menyenangkan dari pengemudi, mulai dari cacian kepada penumpang hingga pembunuhan.Kompasianer apa pendapat Anda soal maraknya perilaku tidak menyenangkan pengemudi taksi daring kepada penumpang? Tulis opini Anda di Kompasiana dengan mencantumkan label: ANGKUTAN DARING (tanpa spasi).

 BOCORNYA 50 JUTA DATA PENGGUNA FACEBOOK

BOCORNYA 50 JUTA DATA PENGGUNA FACEBOOK

Kurang lebih 50 juta data pengguna Facebook bocor dan digunakan konsultan politik Cambridge Analytica. Rupanya potensi kebocoran itu sudah pernah diperingati oleh mantan pegawai Facebook sendiri sebelumnya. Kemudian bocornya data Facebook itu juga berdampak nyata pada kepercayaan pengguna yang juga membuat seruan untuk menutup akun merekaKompasianer, bagikan opini Anda di Kompasiana seputar bocornya data Facebook dengan label: DATA FACEBOOK (tanpa spasi).

 KONFLIK PANAS AMIEN-LUHUT

KONFLIK PANAS AMIEN-LUHUT

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais kembali mengkritik pemerintah. Terakhir, dia bilang program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan Jokowi merupakan pengibulan. Mendengar itu, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, geram dan meminta Amien tidak asal kritik.Bagaimana tanggapan Kompasianer melihat dinamika yang terjadi antara Amien Rais dan Luhut Binsar Panjaitan tersebut? Bagikan pendapat Anda dengan menuliskannya di Kompasiana dengan mencantumkan label: KONFLIK AMIEN LUHUT (tanpa spasi).

 RENDAHNYA KUALITAS PROGRAM TELEVISI

RENDAHNYA KUALITAS PROGRAM TELEVISI

Beberapa hari lalu presenter Deddy Corbuzier mengunggah sebuah video ke channel Youtube milikinya dengan judul "Artis Alay Kenape Makin Banyak Sih!!!!!". Video berdurasi empat menit itu mengundang pro dan kontra.Namun di sisi lain , pernyataan Deddy bisa jadi mewakili keresahan publik selama ini bagaimana tayangan televisi selalu menayangkan program-program yang mutunya terbilang rendah.Kompasianer, bagaimana Anda melihat kondisi artis dan program televisi kita saat ini? Bagikan pendapat Anda dengan menuliskannya di Kompasiana dengan mencantumkan label: TELEVISI ALAY (tanpa spasi).

 Apa Makna Hari Raya Nyepi bagi Anda?

Apa Makna Hari Raya Nyepi bagi Anda?

Umat Hindu di Indonesia saat ini sedang merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 yang jatuh pada hari Sabtu (17/3/2018). Pada Hari Raya Nyepi ini, umat Hindu diharuskan untuk berdiam diri, dengan tidak melakukan aktivitas sehari-hari. Di Indonesia, khususnya di Bali, perayaan ini menarik perhatian banyak orang, khususnya para wisatawan dan umat beragama lain.Kompasianer, selamat merayakan Nyepi. Selamat Tahun Baru Saka 1940. Bagikan cerita tentang makna Nyepi bagi Anda dengan label: MAKNANYEPI (tanpa Spasi) pada artikel Anda.

LUPUT PENGAWASAN ORANG TUA, BOCAH 5 TAHUN BEBAS NONTON VIDEO PORNO

LUPUT PENGAWASAN ORANG TUA, BOCAH 5 TAHUN BEBAS NONTON VIDEO PORNO

Baru-baru ini tersebar video berdurasi sekitar satu menit yang menampilkan seorang anak perempuan berusia 5 tahun menonton video porno. Mirisnya anak tersebut menonton video porno secara bebas di antara orang dewasa, yang tampaknya tidak mengetahui aktivitas anak tersebut. Kini kasus tersebut sedang diselidiki kepolisian untuk mencari tahu identitas anak dan orang tuanya.Kompasianer, bagikan pendapat Anda soal luputnya pengawasan orang tua ketika anak mengakses konten pornografi di ponsel pintar. Tulis di Kompasiana dengan mencantumkan label: ANAK NONTON PORNO [(Tanpa spasi).

 HARGA MAKANAN BIOSKOP

HARGA MAKANAN BIOSKOP

Harga minuman dan makanan yang dijual di bioskop mulai dikeluhkan pengunjung. Pasalnya harga yang ditetapkan pengelola terlampau tinggi ketimbang minuman dan makanan yang dijual di luar area bioskop. Kompasianer, bagaimana pendapat Anda tentang tingginya hal itu? Tulis pendapat atau ceritakan pengalaman Kompasianer di Kompasiana dengan label: MAKANAN BIOSKOP (tanpa spasi).

 PEREMPUAN POLITIK

PEREMPUAN POLITIK

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo pernah menyoroti rendahnya angka perempuan yang terlibat dalam kancah perpolitikan. Ia mengatakan hanya sekitar 17 persen kebeardaan perempuan sebagai anggota DPR periode 2014-2019.  Padahal, berpolitik adalah hak untuk semua warga negara tanpa memandang gender. Namun entah mengapa masih banyak perempuan yang enggan terjun ke dunia politik. Kompasianer, apa pendapat Anda tentang hal ini? Ulas di Kompasiana dengan label: PEREMPUAN POLITIK (tanpa spasi)

 LARANGAN CADAR

LARANGAN CADAR

Dilarangnya penggunaan cadar bagi mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, mengundang perdebatan. Kebijakan itu dikeluarkan pihak kampus dengan alasan "mencegah radikalisme dan fundamentalisme". Kompasioner, bagaimana Anda memandang hal itu? Ulas pendangan Anda di Kompasiana dengan label: LARANGAN CADAR (tanpa spasi).

 DI BALIK PESAN SBY PADA JOKOWI

DI BALIK PESAN SBY PADA JOKOWI

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pesan pada Joko Widodo agar selalu sehat dan melanjutkan kepemimpinan negeri. Pesan ini dititipkan pada Agus Harimurti Yudhoyono saat berkunjung menemui Presiden Joko Widodo. Beberapa pihak menilai pesan ini bisa menjadi sebuah "kode" dukungan politik SBY pada Joko Widodo. Kompasianer bagaimana pendapat Anda tentang hal ini? Beri tanggapan Anda dengan menyertakan label: Pesan SBY (tanpa spasi) 

 JODOH ONLINE

JODOH ONLINE

Perkembangan teknologi telah mempermudah banyak orang mencari dan mengakses informasi. Lebih dari itu, kemajuan teknologi juga telah banyak merubah cara orang mencari jodoh. Karenanya, masyarakat merasa dimudahkan dengan adanya aplikasi pencari jodoh. Kompasioner, apa pendapat Anda tentang adanya jodoh online ini? Ulas fenomenanya di Kompasiana dengan label: JODOH ONLINE (tanpa spasi).

 KEAMANAN BERKENDARA

KEAMANAN BERKENDARA

Menurut kepolisian, mendengarkan musik dan radio beserta kegiatan lain, seperti merokok dapat dikategorikan melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan bisa dipenjara selama tiga bulan. Pernyataan ini kemudian mengundang kontroversi dan reaksi warganet. Kompasianer apa pendapat Anda tentang hal ini? Ulas di Kompasiana dengan label: KEAMANAN BERKENDARA (tanpa spasi).

 PENANGKAPAN MCA

PENANGKAPAN MCA

Polisi menangkap empat orang penyebar ujaran provokatif di media sosial. Empat orang yang tergabung dalam grup "Muslim Cyber Army" ini ditangkap di empat provinsi yang berbeda. Adapun konten-konten yang disebarkan pelaku merupakan isu kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik presiden hingga tokoh-tokoh tertentu. Kompasianer apa pendapat Anda soal penangkapan ini? Beri ulasan Anda dengan label: PENANGKAPAN MCA (tanpa spasi).

CAWAPRES JOKO WIDODO

CAWAPRES JOKO WIDODO

PDIP kembali megnusung Joko Widodo sebagai Calon Presiden di Pilpres 2019. Kepastian ini dideklarasikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Namun masih jadi pertanyaan besar siapa yang akan mendampingi Joko Widodo di Pilpres mendatang. Kompasianer, menurut Anda siapa sosok yang layak untuk mendampinginya? Ulas di Kompasiana dengan label: PENDAMPING JOKOWI (tanpa spasi).Pada artikel Anda. 

 KULINER TRADISIONAL

KULINER TRADISIONAL

Selain keindahan alamnya, Indonesia juga dikenal dengan ragam kuliner tradisional yang kaya cita rasa. Salah satu yang sudah tersohor hingga mancanegara adalah Rendang.  Kompasianer ayo, bagikan cerita kuliner tradisional yang menjadi ikon di daerahmu supaya makin populer! Tulis di Kompasiana dengan mencantumkan label: KULINER TRADISIONAL (Tanpa spasi)

 FENOMENA PELAKOR

FENOMENA PELAKOR

Istilah pelakor atau (pencuri lelaki orang) kini tengah marak digunakan. Bahkan di media sosial, seringkali kita dapati video viral di mana seorang istri sah melabrak wanita yang diduga menjadi selingkuhan suaminya. Fenomena ini tentu menarik untuk dicermati, baik dari sisi sosial, psikologis, dan lain lain. Kompasianer beri pendapat Anda soal fenomena ini dengan label: FENOMENA PELAKOR (tanpa spasi).

KEMERIAHAN PERAYAAN IMLEK 2018

KEMERIAHAN PERAYAAN IMLEK 2018

Masyarakat Tionghoa saat ini sedang merayakan tahun baru China atau Imlek yang jatuh pada Jumat (16 Februari 2018). Meski merupakan tahun baru China, tidak semua masyarakat Tionghoa di seluruh dunia memiliki tradisi Imlek yang sama. Di Indonesia misalnya, perayaan Imlek telah membaur dengan budaya lokal dan menembus batas lintas etnis. Salah satu contohnya seperti perayaan Imlek di Jakarta, masyarakat Tionghoa Indonesia menyajikan hidangan ikan bandeng yang diserap dari tradisi Betawi. Kemudian masih banyak bentuk perayaan Imlek lain di setiap daerah yang akhirnya menjadi tradisi baru.Kompasianer, bagaimana suasana perayaan Imlek di daerahmu? Tuliskan di Kompasiana dengan menyertakan label: IMLEK2018

 CINTA PERTAMAKU

CINTA PERTAMAKU

Cinta di masa muda memang selalu berkesan, bahkan akan diingat sepanjang hidup, apalagi cinta pertama. Pada hari kasih sayang ini Kompasianer, ayo ceritakan kisah cinta pertama Anda tentang pada siapa dan kapan terjadi dengan mencantumkan label: CINTA PERTAMA pada artikel Anda. 

 Pengesahan UU MD3

Pengesahan UU MD3

Dewan Perwakilan Rakyat tetap mengesahkan revisi UU MD3 meski banyak memuat pasal kontroversial. Undang-undang yang disahkan dalam rapat paripurna DPR, kemarin sore, itu dinilai telah menerabas konstitusi dan ketatanegaraan. Lewat UU ini, DPR menjadi lembaga antikritik dan bahkan bisa menyandera badan hukum dan masyarakat. Kompasianer, berikan ulasan anda dengan menyertakan label: DPRANTIKRITIK pada artikel Anda. 

 Cerita Kopi

Cerita Kopi

Cukup sudah sepertinya politik mengidentitaskan kita. Juga bubur ayam –diaduk atau tidak. Biarlah pilihan kopi yang hendak kita minum sebagai opsi mencari ketenangan. Jika memang ada kopi gilingan, bagus; kalaupun hanya ada kopi yang digunting (baca: sachet) tak apa. Toh, pada akhirnya kopi sebagai komoditi ekonomi, penggerak segala lini kehidupan, bukan penggolongan kelas --atau selera.Tapi, apakah Kompasianer punya pilihan atau cara sendiri dalam memilih kopi? Entah itu digiling atau digunting. Yuk, ceritakan kenikmatan meminum kopi dengan menambakan label pada setiap artikel: Cerita Kopi (tanpa spasi).

 PERS BERPOLITIK

PERS BERPOLITIK

Ketua PWI Pusat, Margiono secara blak-blakan mengampanyekan Joko Widodo di peringatan Hari Pers Nasional di Sumatera Barat.  Pernyataan ini kemudian mengundang banyak komentar. Bahkan menurut Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia, Abdul Manan, penyampaian sikap politik ini memberi kesan tidak baik untuk wartawan. Kompasiner menurut Anda bolehkah insan pers secara blak-blakan menyatakan dukungannya dalam politik? Sampaikan ulasan Anda dengan label: PERS BERPOLITIK (pada artikel Anda).