Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penulis - Penikmat kata

Antologi puisi: Tiga Bicara Hujan

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Dan Cinta Itu Ternyata Lucu

2 Agustus 2022   19:18 Diperbarui: 2 Agustus 2022   19:21 342 53 28
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi. Foto oleh Dio Alif Utomo/ Pexels.com 

Adegannya seperti ini.

Seorang lelaki setengah berlari, menuju sebuah halte. Di sana tengah berdiri seorang gadis cantik. Menunggu bus datang.

"Kamu Ayu, kan? Yang kerja di gedung perkantoran itu?" Lelaki itu menunjuk ke sebuah arah.

K a m u? Nggak kenal udah berkamu-kamu. Gadis yang disebut Ayu itu tidak mengangguk dan tidak juga mengiyakan. Cowok rese. Biasanya ada maunya. Gadis itu menunjukkan bahasa tubuh yang tak senang.

"Maaf, cuma mau nanya," lelaki itu memelankan suaranya. "Kenal nggak yang namanya Bagus? Dia kerja di gedung itu juga."

Gadis itu memandang sekilas. Menggeleng, pelan.

"Nggak tahu, ya? Padahal, katanya, orang-orang satu gedung itu tahu semua cowok itu. Orangnya baik."

(Masa bodoh).

"Kamu bener-bener nggak tahu cowok itu?"

(Apaan, sih?). "Nggak."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan