Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Berhenti Sembunyi di Balik Hujan

3 Januari 2020   13:27 Diperbarui: 3 Januari 2020   20:43 136 17 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Berhenti Sembunyi di Balik Hujan
Hujan di halaman depan rumah. Photo by Ari

Lagi dan lagi merintik langit angkasa
Menutupi semua ceria di awal tahun
Mendung sepanjang hari kah di sana
Sama seperti rindu yang menahun

Titik hujan semakin menderas
Hanya menebar beku dinginnya
Kau tahu pedih itu sungguh selaras
Dengan timbunan sakit hati di dada

Lalu mengapa amarah begitu menguasai
Begitu saja melupa ikatan yang kuat
Di antara kasih umat manusia sendiri
Hanya karena luapan emosi mengikat

Tak perlu lagi bersembunyi di balik hujan
Meski air mata bagai terjun bebas
Jangan kau menyembunyikan kepahitan
Bersama sgala rasa dendam mengimbas

Tak mudah pun tak bisa ringan
Saat membara batin segala insan
Oleh beratnya semua pergulatan
Yang tak kunjung nampak akhir cobaan

Kau tikamkan lagi segala amarah
Pada dia yang sesungguhnya mencinta
Meski rasa yang tak kunjung berarah
Tak bisa menghentikan dia yang setia

Karena kasih sejati makin teruji
Saat pergolakan perseteruan terjadi
Membuktikan pada sejatinya diri
Siapakah sang pencinta sejati

...
Written by Ari Budiyanti
3 Januari 2020

#PuisiHatiAriBudiyanti

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x