Mohon tunggu...
#sastra
Puisi | Kau, Aku dan Keberanian Membunuh Rindu
zaldy chan
zaldy chan
23 Oktober 2019 | 30 menit lalu

Puisi | Kau, Aku dan Keberanian Membunuh Rindu

Siapapun mungkin pernah merasakan jenuhnya menunggu. Atau, sepertiku? Kembali mengeja semua lalu hari dengan jemu, seraya memupuk keberanian membunuh

Fiksiana
0
1
0
Puisi | Ku Tanah Ku Tah
Kang marakara
Kang marakara
23 Oktober 2019 | 3 jam lalu

Puisi | Ku Tanah Ku Tah

Ku palingkan pandangan dari tanah hampa, tertutup pendengaran dari riuh jeritan dan erangan, sejenak menyendiri di sebalik buih, tertunduk bersembunyi

Fiksiana
4
1
0
Buzzer in Memoriam
Hara Nirankara
Hara Nirankara
23 Oktober 2019 | 6 jam lalu

Buzzer in Memoriam

Dalam tulisan kali saya tidak akan membahas Jokowi dan Prabowo, karena bagi saya, politik memang teramat rumit, sukar untuk dipahami, dan terkadang ke

Politik
80
1
0
Aku Ingin Melompat
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti
23 Oktober 2019 | 8 jam lalu

Aku Ingin Melompat

Ujarmu padakuJangan sekarangTahan sejenakKau pasti bisaTertunduk lesuLagi jiwa iniPada siapaBisa berbaktiItu mampumuItu kelebihanmuItu kesukaanmuItu t

Fiksiana
36
13
2
Erni Sarif
Erni Sarif
22 Oktober 2019 | 19 jam lalu

Ku Genggam Erat Tali Persahabatan

    Dulu ku masih ingat tentang tawa, tangis dan kegembiraaan di dalam ruang kelas ku dulu. Suara itu selalu berdengung di dalam pikiran dan

Fiksiana
37
4
2
Hai, Lelah (Lagi), Haruskah Ku Berhenti?
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti
22 Oktober 2019 | 20 jam lalu

Hai, Lelah (Lagi), Haruskah Ku Berhenti?

Kuat ..kuat .. kuatKukira selalu saja begituMenapakkan kaki dalam kuatkuItu yang kupikir ku mauSemangat..semangat..semangatItu yang kuserukan sendiri

Fiksiana
72
17
3
Komedi Satir dalam Teater "Karakoush" - 31 Tahun Teater Syahid UIN Ciputat
IbuyyaNafri
IbuyyaNafri
22 Oktober 2019 | 20 jam lalu

Komedi Satir dalam Teater "Karakoush" - 31 Tahun Teater Syahid UIN Ciputat

Kehadiran Teater Syahid UIN Ciputat menjadi salah satu yang cukup diperhitungkan bagi perkembangan teater di Tangerang Selatan.  Teater Syahid ya

Humaniora
8
1
3
Puisi | Masih Ku Simpan
Ahmad Sulthan Aulia
Ahmad Sulthan Aulia
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Puisi | Masih Ku Simpan

Aku masih menyimpan segala catatan yang didalamnya berisi tawa dan tangis kalian.tersusun rapi dalam rak-rak ingatanagar suatu saat, ketika rindu mela

Fiksiana
34
1
3
Erni Sarif
Erni Sarif
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Setetes Peluh Berharga, Perjuangan Seorang Bapak

Sehelai rumput tidak berarti tanpa sekelompok rumput lainnya. Seseorang tidak dapat hidup sendirian tanpa bantuan dari orang lain. Suatu pekerjaan aka

Fiksiana
36
1
3
Puisi/Hari Ini Menjadikan Kemarin adalah Titik Awal
Kang marakara
Kang marakara
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Puisi/Hari Ini Menjadikan Kemarin adalah Titik Awal

timbunan hari memenuhi ruang kehidupan, silih berganti siang dan malam datang mengingatkan, betapa kehidupan adalah yang terucap dan di amalkan. lidah

Fiksiana
14
3
3
Galang Gelar
Galang Gelar
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Sajak Sufi Seorang Petani

Petani yang malang.Tak cuma satu atau dua buah digondol maling.Tak cuma satu atau dua maling yang menggondol buahnya.Ia semai benih anggur, anggurnya

Fiksiana
10
3
3
Akhmad Husaini
Akhmad Husaini
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Belantara Lamunan Terkesiap Hikayat Kemayu

Kalau semua bisa saling menata langkah gemulaiaturan pantas tersingkap posisi membelaimementang hasrat tinggi sepenuh kenarimenuju kepada banyak atura

Fiksiana
14
3
3
Roesda Leikawa
Roesda Leikawa
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Video Puisi "Katakan Saja"

Puisi "Katakan Saja"Padahal kau tahuRindu itu menyakitkanKenapa kau pendam sendiriKatakan sajaBiarkan semua orang mendengarnyaBiarkan segenap alam ini

Video
19
3
3
jumaro alhamami
jumaro alhamami
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Sepak Bola Memperingati Hari Santri

Taggal 22 Oktober kian menyantriSepak bola juga bersarung, ah ada aja....Padahal Santri itu ada di Jiwapada pelaksanaanNamun dihebohkan dengan  s

Fiksiana
9
1
3
Puisi | Menghapus Jejak Tunggu
zaldy chan
zaldy chan
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Puisi | Menghapus Jejak Tunggu

Kau sembunyikan jejakmu!Ketika airmata meminta basah, kau sembunyikan basah di balik tanah. Ketika tanah meminta darah, kau sembunyikan resah di bilik

Fiksiana
93
25
4
Akhmad Husaini
Akhmad Husaini
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Jejak Merintih Tikaman Sendu Sembilu

Akan ada sunyi mementang jalan tak bertepilerai waktu aroma kelana membias sertarentang waktu jauh sebelum itusebuah kepastian hidup teramat nyatahadi

Fiksiana
9
1
1
Puisi | Wahai Pedamba Keabadian
Kang marakara
Kang marakara
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Puisi | Wahai Pedamba Keabadian

Wahai pendamba keabadian, jubah kebesaran telah di kenakan, tahta bertabur intan berlian telah menantikan. Apa lagi yang engkau sedihkan? Bukankah wak

Fiksiana
11
4
2
Jangan Paksa Aku untuk Bicara
Luna Septalisa
Luna Septalisa
22 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Jangan Paksa Aku untuk Bicara

Jangan paksa aku untuk bicarajika memang tak ada gunasusah sekali kau kusuruh diam!Jangan paksa aku untuk bicarajika kata-kata hanya menggoreskan luka

Fiksiana
63
16
3
Ketika Kau Ada
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti
21 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Ketika Kau Ada

Di antara jiwa yang membekuHadirmu tepat di sanaDi antara asa yang merapuhDatangmu juga sedang di sanaKetika harapan seperti terbangEngkau menangkapny

Fiksiana
121
32
9
Serat Wedhatama Refleksi Menjadi Manusia?
Toto Priyono
Toto Priyono
21 Oktober 2019 | 1 hari lalu

Serat Wedhatama Refleksi Menjadi Manusia?

Dalam Serat Wedatama, terkandung prinsip manusia hidup itu harus setidaknya mempunyai satu dari ketiga unsur tersebut yakni: kewibawaan, kemakmuran, d

Humaniora
92
5
1