Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Bersimpuh dalam Doa

11 September 2019   21:57 Diperbarui: 11 September 2019   22:05 0 14 5 Mohon Tunggu...
Bersimpuh dalam Doa
Greenlake Citraland Surabaya. Photo by Ari

Tuhan
Bukankah itu janjiMu
Tak kan kesesakan menimpa
Yang melampaui batas kuatku?

Tuhan
Bukankah ini janjiMu
Ada bersamaku melewati di sana
Pada masa-masa terberat itu?

Tuhan
Mengapa sesak terasa mencekam jiwa
Terasa merenggut bahagia nurani
Terasa kuat mencengkeram sukma

Tuhan
Bilakah ini berlalu segera
Dalam damai kurasa akhirnya
Bersama keberadaanMu di perjalanan

Tuhan
Bersimpuh aku dalam doa syahdu
Karena tak sanggup batin ini
Sekedar melangkah setapak maju

Tuhan
Tersungkur batin ini dalam pencarian
Akan setiap makna kehidupan
Penuh onak duri melintang di hadapan

Tuhan
Jika pada akhir kisahnya nanti
Ada bahagia menyelimuti hati
Biarlah teringat selalu di nurani

Bahwa Tuhan ada di sana
Dalam setiap kesesakan jiwaku
Dalam kesenduan perjalanan panjangku
Dalam perjuanganku menuju akhirnya

Terimakasih Tuhan
Karena tak pernah meninggalkanku

..
Written by Ari Budiyanti
11 September 2019

(Sebuah doa dalam kesesakan)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x