Mohon tunggu...
#puisi malam
Puisi | Kehidupan Mengedipkan Sebelah Mata
Pical Gadi
Pical Gadi
09 November 2019 | 2 hari lalu

Puisi | Kehidupan Mengedipkan Sebelah Mata

Puisi | Kehidupan Mengedipkan Sebelah Mata

Fiksiana
76
26
7
Puisi | Hujan Pertama
Pical Gadi
Pical Gadi
07 November 2019 | 4 hari lalu

Puisi | Hujan Pertama

Hujan pertama jatuh di antara cahaya tembagamemanggil kenangan dari senja yang sama di waktu yang berbedagelak tawaair matadan semua siluet memoribang

Fiksiana
143
22
7
Puisi | Pura-pura Gila
Pical Gadi
Pical Gadi
29 Oktober 2019 | 1 minggu lalu

Puisi | Pura-pura Gila

Butuh kegilaan untuk memahami kegilaan yang lainkarena jika waras menjadi standar penilaianmaka yang gila akan selalu terlihat burukatau malah sebalik

Fiksiana
137
31
8
Puisi | Peradaban Orang Muda
Pical Gadi
Pical Gadi
28 Oktober 2019 | 2 minggu lalu

Puisi | Peradaban Orang Muda

Sebelum prasasti pertama ditulissampai tulisan terakhir didigitalkanorang muda akan selalu punya tempatpada setiap peradaban.Mereka memiliki otot yang

Fiksiana
97
30
10
Puisi | Sejam yang Lalu
Pical Gadi
Pical Gadi
19 Oktober 2019 | 3 minggu lalu

Puisi | Sejam yang Lalu

Aku adalah tubuh yang luruhkarena bara asmara memerangkap jiwa.Aku adalah logika yang tidak berdayacinta telah membuatnya mati rasasejam yang lalu.Kam

Fiksiana
144
30
10
Puisi | Hati Tuna Netra
Pical Gadi
Pical Gadi
13 Oktober 2019 | 4 minggu lalu

Puisi | Hati Tuna Netra

Jemari menari di atas layarsepotong layar yang bisa melihat seluruh jendelasayangjemari tidak punya mata.Seperti diksi yang diunggah ke semestabisa me

Fiksiana
73
19
6
Puisi | Jalan Kedua
Pical Gadi
Pical Gadi
07 Oktober 2019 | 1 bulan lalu

Puisi | Jalan Kedua

Aku memilih jalan keduadi antara hutan hujan tropisrumah terakhir untuk anak-anak sungai yang merindu samudradan primata yang meninggalkan gemanyamema

Fiksiana
247
42
15
Puisi | Wanita yang Melukis Kemarau
Pical Gadi
Pical Gadi
28 September 2019 | 1 bulan lalu

Puisi | Wanita yang Melukis Kemarau

Seorang wanita yang merindukan fajarmelukis kemarau yang enggan beranjak dari atap rumahnyadaun-daun kering yang berguguranjuga tanah kering yang menc

Fiksiana
134
24
8
Puisi | Mata yang Paling Indah
Pical Gadi
Pical Gadi
21 September 2019 | 1 bulan lalu

Puisi | Mata yang Paling Indah

Jika saja langit malam dihiasi dua purnamadalam kerlip gemintang saling memujaaku akan tetap memilih sepasang matayang di dalamnya terperangkap dewi j

Fiksiana
51
12
5
Puisi | Di Tepian Hulu
Pical Gadi
Pical Gadi
20 September 2019 | 1 bulan lalu

Puisi | Di Tepian Hulu

Udara hening ciptasesaatsebelum capung yang baru selesai semadi mengepakkan sayap-sayap mungilnyadan memanggil fajar dari dalam malamdi tepian hulu.Ka

Fiksiana
138
30
6
Bersimpuh dalam Doa
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti
11 September 2019 | 2 bulan lalu

Bersimpuh dalam Doa

TuhanBukankah itu janjiMuTak kan kesesakan menimpaYang melampaui batas kuatku?TuhanBukankah ini janjiMuAda bersamaku melewati di sanaPada masa-masa te

Fiksiana
82
14
5
Puisi | Cakrawala
Pical Gadi
Pical Gadi
06 September 2019 | 2 bulan lalu

Puisi | Cakrawala

Kadang hidup kita seperti cakrawala, dibasahi hujan, dikeringkan matahari

Fiksiana
105
31
11
Puisi | Karena Kita Masih Manusia
Pical Gadi
Pical Gadi
03 September 2019 | 2 bulan lalu

Puisi | Karena Kita Masih Manusia

Jika cahaya lilin telah mampu mendamaikanMengapa kita harus menguasai matahari?Jika segelas air sudah mampu memuaskan dahagaMengapa kita harus mengura

Fiksiana
62
18
8
Puisi | Penyair Kelu dan Pantai Cinta
Pical Gadi
Pical Gadi
15 Juli 2017 | 2 tahun lalu

Puisi | Penyair Kelu dan Pantai Cinta

Sepi sudah malam tanpa bintanghanya senyap bersemayam dalam bayangdan kerlip kecil manjadi sudut kerlingmuseperti lampu perahu di ujung segaratapi kit

Fiksiana
1303
7
3
Puisi | Dasar Ndeso!
Pical Gadi
Pical Gadi
05 Juli 2017 | 2 tahun lalu

Puisi | Dasar Ndeso!

Anak muda jaman ini hebat-hebattak perlu pandai gulat atau silathanya modal mata kamera mampu bikin geger bumi datar, trapesium dan bulat.Sayangnya ka

Fiksiana
485
8
5