Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... Administrasi - ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

NIK | "Meeting You Was Fate" [5]

4 Oktober 2019   16:42 Diperbarui: 4 Oktober 2019   17:17 74
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Saat itu awal juni. Tahun duaribu tiga. Satu minggu jelang ramadhan. Udara Curup terasa lembab. Tapi tak ada tanda akan hujan. Kulirik jam di dinding ruang tamu. Jarum pendek beranjak ke angka tiga. Belum ada gerakmu untuk pulang.

Kau dan aku duduk dalam diam. Mengisi ruang dengan sunyi, menikmati lalu waktu dalam hening. Aku menatapmu. Sejak tadi, tak lagi ada tangismu juga jawabmu. Hanya jemarimu, rengkuh erat lenganku.

"Tak mau jawab?"

"Mas udah tahu, kan?"

Aku terdiam. Mataku lekat menatapmu. Kau sepertiku. Tak perlu lagi berujar rasa. Kau dan aku miliki asa yang sama. Akankah terwujud? Jika rasa iringi keyakinan? Adakah asa lebihi keyakinan?

"Maafkan Mas, ya? Saat ini... "

"Mas!"

"Nik butuh empat bulan beritahu Mas. Kalau Mamak..."

"Tapi Nik belum..."

Kalimatmu tertelan sunyi. Kukira tak perlu kata tanya. Jelaskan alur fikirmu. Kau pun tahu. Bukan tak mau. Kulakukan yang kumampu dengan caraku. Untuk memilikimu.


"Mas pernah bilang. Kalau Nik izinkan. Mas akan datang, kan?"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun