Mohon tunggu...
#zaldychan
Cerpen | Menghapus Jejak Langkah
zaldy chan
zaldy chan
14 November 2019 | 10 jam lalu

Cerpen | Menghapus Jejak Langkah

Segaris senyum dihadiahkan untukku. Tanpa aba-aba, kurasakan jejak yang hangat di keningku. Seperti terhipnotis, reaksiku terlambat!

Fiksiana
204
22
5
Puisi | Jejak Cinta Sang Waktu
zaldy chan
zaldy chan
13 November 2019 | 1 hari lalu

Puisi | Jejak Cinta Sang Waktu

Hanya bisu yang menikmati kehangatan api unggun rindu.

Fiksiana
149
36
10
Cerpen | Layangan Tak Pernah Membenci Angin
zaldy chan
zaldy chan
12 November 2019 | 2 hari lalu

Cerpen | Layangan Tak Pernah Membenci Angin

"Hari Ayah Nasional 2019"Tak sengaja kubaca di layar monitor. Kalimat itu tersembunyi di google doodles hari ini. Akh! Aku merayakan hariku sebagai ay

Fiksiana
772
45
17
Puisi | Membunuh Rindu
zaldy chan
zaldy chan
11 November 2019 | 3 hari lalu

Puisi | Membunuh Rindu

Kuingin sembunyikan matahari.

Fiksiana
199
38
9
Puisi | Tak Ada Nama-nama di Pemakaman
zaldy chan
zaldy chan
10 November 2019 | 4 hari lalu

Puisi | Tak Ada Nama-nama di Pemakaman

Ketika masa lalu menjadi masa kini.Baju zirah maha karya pandai besi, tersimpan rapi di museum-museum sejarah yang sejak dulu sepi.Sepuluh pedang panj

Fiksiana
126
36
7
Cerpen | Tak Kubiarkan Berdebu
zaldy chan
zaldy chan
09 November 2019 | 5 hari lalu

Cerpen | Tak Kubiarkan Berdebu

Langit pernah memberi kabar. Tentang kelahiran manusia-manusia istimewa. Melalui tanda-tanda yang disajikan secara istimewa. Dan hanya mampu dimaknai

Fiksiana
387
41
14
Puisi | Sebuah Rasa
zaldy chan
zaldy chan
08 November 2019 | 6 hari lalu

Puisi | Sebuah Rasa

Saat kata-kata lahirkan untaian berita, hingga seribu satu perkara membelenggu derita jagat raya. Maka, kata-kata memacu derita, menyulut luka

Fiksiana
173
41
18
Puisi | Jejak Hujan
zaldy chan
zaldy chan
07 November 2019 | 1 minggu lalu

Puisi | Jejak Hujan

Di beranda, hujan duduk bertamu.Mengajak angin berbincang jejak-jejak lampau. tentang kisah-kasih usang kemarau yang masih menyimpan sisa-sisa risau.

Fiksiana
218
47
10
Puisi | Goresan Ini untukmu, Nak!
zaldy chan
zaldy chan
07 November 2019 | 1 minggu lalu

Puisi | Goresan Ini untukmu, Nak!

Jika kau adalah seekor kupu-kupu. Akan kuajak kau mencari setangkai bunga dengan caraku. Dan kubiarkan kau memilih sesukamu.Jika kau adalah layang-lay

Fiksiana
146
27
8
Puisi | Setangkai Seruni dan Seekor Kupu-Kupu Bersayap Biru
zaldy chan
zaldy chan
06 November 2019 | 1 minggu lalu

Puisi | Setangkai Seruni dan Seekor Kupu-Kupu Bersayap Biru

Di manik matamu. Aku melihat seekor kupu-kupu bersayap biru. Tak henti mengitari kelopak bunga seruni, dan perlahan hinggap menghisap putik sari. Asyi

Fiksiana
197
39
10
Puisi | Pertikaian Luka dan Secangkir Kopi Senja
zaldy chan
zaldy chan
04 November 2019 | 1 minggu lalu

Puisi | Pertikaian Luka dan Secangkir Kopi Senja

Aku menunggu kata. Untuk menemani kesunyian gigil jemariku, yang sungkan memeluk genggaman tanganmu yang membeku di atas meja. Agar tercipta kehangata

Fiksiana
169
32
8
Cerpen | Kau, Aku, dan Butiran Hujan
zaldy chan
zaldy chan
03 November 2019 | 1 minggu lalu

Cerpen | Kau, Aku, dan Butiran Hujan

Hingga saat ini, aku masih belajar mengenalmu. Dan mesti merelakan pertanyaanku, tersimpan di dinding ruang tamu yang membisu

Fiksiana
725
48
21
Puisi | Memagut Sepi
zaldy chan
zaldy chan
02 November 2019 | 1 minggu lalu

Puisi | Memagut Sepi

Kau terlalu lama membiarkan waktu menguasai bisu, memasung lembaran-lembaran pilu di halaman rindu.Aku menggenggam ulang kepulan desah nafas yang terb

Fiksiana
102
24
7
Puisi | Di Tepi Senja, Kueja Sebuah Nama
zaldy chan
zaldy chan
01 November 2019 | 1 minggu lalu

Puisi | Di Tepi Senja, Kueja Sebuah Nama

Aku ceritakan padamu tentang rindu.

Fiksiana
176
33
12
Puisi | Merajah Kisah-kisah Luka
zaldy chan
zaldy chan
31 Oktober 2019 | 2 minggu lalu

Puisi | Merajah Kisah-kisah Luka

Kau dan aku terlampau lelah menjamah sapa di antara kenangan yang tak ingin sirna. Hingga kembali resah merajah kisah-kisah luka di bilik lupa.Biarlah

Fiksiana
129
28
5
Puisi | Kutitipkan Namamu
zaldy chan
zaldy chan
30 Oktober 2019 | 2 minggu lalu

Puisi | Kutitipkan Namamu

Binar matamu mampu meneduhkan hati, dari sengatan terik mentari. Segaris senyuman yang terpahat abadi di bibirmu, adalah sajian kesempurnaan raut waja

Fiksiana
244
46
14
Puisi | Aku Merindukan Rindumu, Merindukanku
zaldy chan
zaldy chan
29 Oktober 2019 | 2 minggu lalu

Puisi | Aku Merindukan Rindumu, Merindukanku

Akhirnya, kita merayakan kesepian. Matamu melepas kehilangan yang melintasi tirai jendela. Dan mataku sibuk merawat kenanganmu tentang kehilangan, aga

Fiksiana
196
35
12
Cerpen | Ulang Janji dalam Secangkir Kopi [Satu Sketsa 1928]
zaldy chan
zaldy chan
28 Oktober 2019 | 2 minggu lalu

Cerpen | Ulang Janji dalam Secangkir Kopi [Satu Sketsa 1928]

Cangkir --cangkir berserakan di atas tikar usang, yang terhampar di tengah ruangan. Di atasnya, tiga asbak rokok tersebar secara acak. Penuh puntung r

Fiksiana
150
26
8
Cerpen | Satu Hari, Sebelum Hari Ini
zaldy chan
zaldy chan
27 Oktober 2019 | 2 minggu lalu

Cerpen | Satu Hari, Sebelum Hari Ini

Kau mungkin tak lagi perduli. bagaimana oksigen menyembunyikan jati dirinya tanpa bentuk, untuk kemudian menjajah paru-paru, mendorong aneka partikel

Fiksiana
277
37
13
Puisi | Kabut di Cakrawala Sepi
zaldy chan
zaldy chan
26 Oktober 2019 | 2 minggu lalu

Puisi | Kabut di Cakrawala Sepi

Aku bukan lagi matahari. Kau tahu?

Fiksiana
160
28
10