Mohon tunggu...
#zaldychan
Cerpen: Nama Jalan
zaldy chan
zaldy chan
26 Oktober 2020 | 20 jam lalu

Cerpen: Nama Jalan

Sejarah adalah milik para pemenang.Pernah mendengar pameo lama itu? Karena  itulah, maka siapa yang layak dianggap pahlawan atau siapa saja yang&

Fiksiana
247
54
5
Puisi: Sepotong Senja di Depan Pintu
zaldy chan
zaldy chan
24 Oktober 2020 | 2 hari lalu

Puisi: Sepotong Senja di Depan Pintu

Hanya air mata yang mampu mengusik diam.

Fiksiana
87
40
2
3 Timbangan Rasa Menulis di Kompasiana
zaldy chan
zaldy chan
23 Oktober 2020 | 3 hari lalu

3 Timbangan Rasa Menulis di Kompasiana

"Anak dipangku, kamanakan dibimbiang, urang kampung dipatenggangkan."Kalimat di atas, adalah tuturan adat yang menjadi rujukan ideal sebagai tugas, fu

Gaya Hidup
215
61
7
Puisi: Percakapan tentang Bulan dan Wakil yang Kesiangan
zaldy chan
zaldy chan
21 Oktober 2020 | 5 hari lalu

Puisi: Percakapan tentang Bulan dan Wakil yang Kesiangan

"Kenapa bulan yang masih tampak ketika matahari terbit, disebut bulan kesiangan?"Duduklah, anak muda!Tak perlu berdiri untuk sekadar bertanya.  A

Fiksiana
131
51
2
Cerpen: Menjejaki Jalan Sunyi
zaldy chan
zaldy chan
20 Oktober 2020 | 6 hari lalu

Cerpen: Menjejaki Jalan Sunyi

"Selamat ulang tahun, Mas!"Ucapanmu itu, satu dari banyak perbedaan yang masih saja bertahan di antara kau dan aku. Berdua menjejaki waktu bersama, ka

Fiksiana
604
65
10
Puisi: Kupuisikan Namamu
zaldy chan
zaldy chan
19 Oktober 2020 | 1 minggu lalu

Puisi: Kupuisikan Namamu

Kita pernah merajah dinding-dinding tunggu. Menyusun satu persatu bait-bait ragu di bilik gagu. Dan, kembali menutupnya dengan lembaran-lembaran baru.

Fiksiana
118
38
5
Cerpen: Percakapan di Simpang Tugu
zaldy chan
zaldy chan
18 Oktober 2020 | 1 minggu lalu

Cerpen: Percakapan di Simpang Tugu

"Jadi, masih perlukah politikus?"Perbincangan pagi itu menjadi sunyi. Hanya satu pertanyaan! Perlahan namun pasti, membunuh kehangatan yang sejak tadi

Fiksiana
236
49
3
Jebakan Kutub Berpikir dan Kutub Menulis
zaldy chan
zaldy chan
16 Oktober 2020 | 1 minggu lalu

Jebakan Kutub Berpikir dan Kutub Menulis

Pada bulan-bulan pertama, aku memulai dengan menulis di kanal fiksi. Berupa cerita pendek dan puisi. Nekat adalah kata sakti, dengan jargon "pokoke nu

Gaya Hidup
272
33
6
Cerpen: Kau adalah Jawaban dari Ketakutanku
zaldy chan
zaldy chan
15 Oktober 2020 | 1 minggu lalu

Cerpen: Kau adalah Jawaban dari Ketakutanku

Tiga tahun pernikahan, belum cukup waktuku untuk lebih jauh mengenalmu. Aku hanya mengingat ketakutanmu. Kesendirian.

Fiksiana
452
58
8
Puisi | Maukah Kau Kembali?
zaldy chan
zaldy chan
14 Oktober 2020 | 1 minggu lalu

Puisi | Maukah Kau Kembali?

Mari menakar ulang aksara janjiyang terpental jauh ke ruang mimpiKau pantik apitapi kau larisembunyi!Mari mengeja usang buktiyang tenggelam jauh dalam

Fiksiana
90
25
2
Cerpen | Tolong Sampaikan pada Ibu, Aku Telat Pulang
zaldy chan
zaldy chan
12 Oktober 2020 | 2 minggu lalu

Cerpen | Tolong Sampaikan pada Ibu, Aku Telat Pulang

Jika kau percaya jodoh, rezeki dan kematian termasuk takdir. Maaf, kali ini kita berbeda.Sebelum hari ini. Sebelum usiaku menginjak lima windu. Aku ma

Fiksiana
806
85
12
Mungkin Besok Cerpen Itu Aku Selesaikan
zaldy chan
zaldy chan
10 Oktober 2020 | 2 minggu lalu

Mungkin Besok Cerpen Itu Aku Selesaikan

"Belajar tanpa berpikir itu tidaklah berguna, tapi berpikir tanpa belajar itu sangatlah berbahaya!"Kali ketiga kubaca kalimat Bung Karno itu. Namun, t

Fiksiana
291
58
6
Cerpen: Perapian Asa
zaldy chan
zaldy chan
07 Oktober 2020 | 2 minggu lalu

Cerpen: Perapian Asa

Akulah pelabuhan yang kaucari. Tanpa janji.

Fiksiana
294
62
8
Puisi: Jika Kau Lupa Cara Berdoa
zaldy chan
zaldy chan
06 Oktober 2020 | 2 minggu lalu

Puisi: Jika Kau Lupa Cara Berdoa

Aku mengingatmu.Langkah kakimu ragu melampaui garis pintu. Tertunduk malu, duduk dengan tubuh kaku di hadapku. Kau sebut nama ayahmu. Temanku.Kau kemb

Fiksiana
98
38
5
Puisi: Kepergian Senja
zaldy chan
zaldy chan
03 Oktober 2020 | 3 minggu lalu

Puisi: Kepergian Senja

Seperti langit yang merelakan butiran hujan berjatuhan, terbiar mereguk sunyi dalam kehilangan. Begitu pun aku. Dan tentangmu. Tak akan usai

Fiksiana
92
27
2
Cerpen | Tugasku, Menjagamu Semampu dan Semampusku
zaldy chan
zaldy chan
01 Oktober 2020 | 3 minggu lalu

Cerpen | Tugasku, Menjagamu Semampu dan Semampusku

Sesaat lagi, tujuh belas usiamu.Bukan kau, aku bahkan tak siapapun. Tahu persis detik terakhir pertambahan usia. Kecuali mengulik ulang titik kehadira

Fiksiana
197
30
2
Mewariskan Adab pada Tradisi
zaldy chan
zaldy chan
30 September 2020 | 3 minggu lalu

Mewariskan Adab pada Tradisi

"Hal baru tak boleh meniadakan yang lama." Kalimat di atas adalah ujar-ujar tetua dulu. Membeli sepatu baru, tidak langsung menggerus "keberadaan" dar

Humaniora
175
28
4
Cerpen | Sepatu Baru Berwarna Biru
zaldy chan
zaldy chan
29 September 2020 | 3 minggu lalu

Cerpen | Sepatu Baru Berwarna Biru

"Jangan dibuang! Itu masih bisa dipakai!"Aku terkejut. Secepat mampu, kedua tangan Ibuku meraih sepasang benda usang yang tergeletak di lantai. Sepatu

Fiksiana
458
55
6
5 Alasan Sebuah Pertandingan Sepak Bola Disebut Hebat
zaldy chan
zaldy chan
27 September 2020 | 1 bulan lalu

5 Alasan Sebuah Pertandingan Sepak Bola Disebut Hebat

Apa yang membuat sebuah pertandingan sepakbola disebut hebat?Pertanyaan di atas dilontarkan, setelah aku menulis artikel "Hal-hal yang menjengkelkan d

Olahraga
351
55
10
Media Sosial, Wadah Promosi Diri atau Degradasi Pribadi?
zaldy chan
zaldy chan
25 September 2020 | 1 bulan lalu

Media Sosial, Wadah Promosi Diri atau Degradasi Pribadi?

Sebagai makhluk sosial, di masa kini, media (khususnya media sosial) sudah menjadi kebutuhan

Humaniora
541
76
15