Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ada Sepi di Tikungan Dekat Sepertiga Jam

23 Desember 2021   22:04 Diperbarui: 23 Desember 2021   22:11 91
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Ada Sepi di Tikungan Dekat Sepertiga Jam
*****

Ada sepi di tikungan
dekat sepertiga jam:

malam telah membungkuk
aku menghirup degup
suara suara kota yang berasap
mainan mainan tua
telah sunyi.

anak anak takut berlari malam.  hari hari mereka lelah mencerna bayang. mimpi mereka berbunga di  playstore dan fitur fitur google.

bunyi bunyi di dekat kepalaku
seperti ingin membongkar
semua lamunan. semua memoar
gambar dunia telah
dipindahkan pada sajian optik
sajian metagrafik,  
realitas realitas baru
dalam meja kerja politik.

aku ingin batuk
suaraku telah hilang
debu debu menempel
di mata kaki dan ransel kulitku yang tak lagi cokelat.  sepi membungkusnya.

malam masih membungkuk.
menatapku
aku menunggu senja. kataku. senja pergi membawa catatan harianku. kataku lagi.

ada sepi di tikungan
dekat sepertiga jam.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun