Mohon tunggu...
#adsn1919
Cerpen (IL) | Badai Pasti Berlalu
Apriani Dinni
Apriani Dinni
28 Maret 2020 | 3 hari lalu

Cerpen (IL) | Badai Pasti Berlalu

"Sabar sayang" itu yang sering engkau ucapkan ketika aku menangis dipangkuanmu. Ketika semua telunjuk mengarah padaku, aku bertahan karena keberadaanm

Fiksiana
176
48
13
Secangkir Kopi Susu
Warkasa1919
Warkasa1919
27 Maret 2020 | 4 hari lalu

Secangkir Kopi Susu

*****Di ujung sana. Di atas Sofa Minimalis, saat ini kedua mataku tengah melihat dua sosok tubuh yang tengah duduk berdua. Sosok yang pertama kulihat

Fiksiana
308
42
9
Penari Langit
Apriani Dinni
Apriani Dinni
26 Maret 2020 | 5 hari lalu

Penari Langit

Penari berpanggung langitAwan sebagai penghiasTak dipertontonkanCukup sepasang mataMenahan diriMenari di reribu mataHanya sepasang mataBerteman sunyiP

Fiksiana
147
37
9
31.536.000 Detik
Apriani Dinni
Apriani Dinni
25 Maret 2020 | 6 hari lalu

31.536.000 Detik

Tik...tik...tik.                                      

Fiksiana
101
30
9
Engkau dan Aku adalah "Dia"
Warkasa1919
Warkasa1919
25 Maret 2020 | 6 hari lalu

Engkau dan Aku adalah "Dia"

Engkau masih disitu menungguku meski tiada kabar  dariku, hingga 'Dia' memberitahu kabar tentangku disini, disini akupun tengah menanti kabar dar

Fiksiana
70
23
3
Puisi | Ketika Bumi Pertiwi Menangis
Apriani Dinni
Apriani Dinni
23 Maret 2020 | 1 minggu lalu

Puisi | Ketika Bumi Pertiwi Menangis

Luka menganga tubuh bumi pertiwiMenyayat luka darah mengering Wajah takut terlihat Tuhan murkaTeguran halus diabaikanPembusung dada?Menangis

Fiksiana
69
14
4
Puisi | Kelelawar Bercelana Pink
Apriani Dinni
Apriani Dinni
22 Maret 2020 | 1 minggu lalu

Puisi | Kelelawar Bercelana Pink

Satu tanya padamuKetika rerimbun pohon menyembunyikanmuDalam gelap hutan Sinyalpun enggan mendekatApa hutan ramah padamu?Apa air mata langit mene

Fiksiana
113
31
9
Bekerja Berdaster Ria
Apriani Dinni
Apriani Dinni
20 Maret 2020 | 1 minggu lalu

Bekerja Berdaster Ria

Sekarang terlihat manusia begitu lemah dan rapuh, ketakutan dimana-mana, terasa mencekam. Banyak penimbunan barang-barang yang dianggap bisa mencegah

Humaniora
171
37
10
Secangkir Kopi Susu
Warkasa1919
Warkasa1919
18 Maret 2020 | 1 minggu lalu

Secangkir Kopi Susu

**Tubuh ini terasa sudah begitu letih. Tapi entah kenapa, mata dan pikiranku, sepertinya sedang tidak mau untuk kuajak berhenti, walau barang sejenak.

Fiksiana
203
29
10
Cerpen | Lima Waktu
Warkasa1919
Warkasa1919
15 Maret 2020 | 2 minggu lalu

Cerpen | Lima Waktu

Samar-samar, di antara suara tembang 'Lir-ilir' yang di gubah oleh Sunan Kalijaga pada zaman kerajaan Jawa Islam, sebagai sarana dakwah/syiar agama Is

Fiksiana
346
44
18
Secangkir Kopi Bersama
Apriani Dinni
Apriani Dinni
12 Maret 2020 | 2 minggu lalu

Secangkir Kopi Bersama

Kucuran kopi terdengar merdu. Kepulan asap mewangi. Denting sendok menyentuh cangkir dan sepasang mata bertatapan saat bibir menyentuh hangatnya kopi

Fiksiana
101
26
6
Jemari Penari
Apriani Dinni
Apriani Dinni
11 Maret 2020 | 2 minggu lalu

Jemari Penari

Jemari Mungfaridah95.wordJemari lentik sang  penari, mengusap air mata keegoisan, kecupan  lembut menyapu bibir sang dalang. Bibir merah ber

Fiksiana
103
29
12
Puisi | Perempuan Tanpa Jejak
Apriani Dinni
Apriani Dinni
09 Maret 2020 | 3 minggu lalu

Puisi | Perempuan Tanpa Jejak

Kisah perempuan tanpa jejak, selalu menemui sunyi di tempat sepi, menggenggam berteman bayang. Senyum perempuan tanpa jejak terasa manis terkecup baya

Fiksiana
116
33
14
Dekapan Purnama
Apriani Dinni
Apriani Dinni
08 Maret 2020 | 3 minggu lalu

Dekapan Purnama

Masih purnama yang sama, ketika dulu  pertama kali engkau titipkan dipangkuan,  sempurna bulatnya. Tak pernah sedikitpun berubah, masih sepe

Fiksiana
101
33
12
Humor | Semprul dan Wanita Malam
Warkasa1919
Warkasa1919
08 Maret 2020 | 3 minggu lalu

Humor | Semprul dan Wanita Malam

 *****Gedebluukk"Aaaa...,""Maaf..,""Mas siapa?""Semprul,""Asem! Ditanya kok malah mengumpat,""Maaf,""Iya, aku maafkan. Tapi Mas siapa?""Semprul,"

Hiburan
2108
51
16
Puisi | Lelaki Penjemur Cinta
Apriani Dinni
Apriani Dinni
06 Maret 2020 | 3 minggu lalu

Puisi | Lelaki Penjemur Cinta

Dokumen: Pinterestmentari mengintip dari balik jendela, membangunkan lelaki penjemur cinta,  terlelap. Hujan semalam membuat gigil, pembaringan m

Fiksiana
114
22
8
Puisi | Ketika Aku Menemui "Aku"
Apriani Dinni
Apriani Dinni
04 Maret 2020 | 3 minggu lalu

Puisi | Ketika Aku Menemui "Aku"

Tubuhku memasuki tubuh 'Aku' terasa ringan, ah ternyata sekian puluh tahun akhirnya aku dapat menemui 'Aku' di tempat sunyi.

Fiksiana
228
37
12
Sugali dan Pengeras Suara Mesjid
Warkasa1919
Warkasa1919
03 Maret 2020 | 4 minggu lalu

Sugali dan Pengeras Suara Mesjid

****Dikutip dari Liputan6.com. Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla kembali mengkritik sebagian besar sistem pengeras suara di masjid Indones

Hiburan
241
29
9
Puisi | Lelaki Beraroma Kopi
Apriani Dinni
Apriani Dinni
29 Februari 2020 | 1 bulan lalu

Puisi | Lelaki Beraroma Kopi

Lelaki beraroma kopi berjalan di jalan sunyi, menggenggam erat setangkai bunga berwarna putih, sepertinya bunga itu baru mekar, ia pegang erat penuh k

Fiksiana
138
32
6
Cerpen | Syahadat Cinta
Warkasa1919
Warkasa1919
25 Februari 2020 | 1 bulan lalu

Cerpen | Syahadat Cinta

Kita adalah anak zaman. Anak zaman yang pernah di pisahkan oleh jarak dan waktu, sesaat setelah aku mencoba untuk memetik kelopakmu.

Fiksiana
375
54
15