Mohon tunggu...
Melli Apriani
Melli Apriani Mohon Tunggu... mahasiswa -

percayalah dengan kemampuan sendiri, itu menjadi modal untuk mencapai keberhasilan.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Mimpi yang Nyata

9 Januari 2016   15:01 Diperbarui: 9 Januari 2016   15:13 103
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

MIMPI YANG NYATA

  1. AWAL MULA TERBENTUKNYA LALIRISI

Sinar matahari pagi keluar dari peraduannya dengan malu-malu, ayam jago berkokok saling bersahutan, udara pagi yang segar disertai embun yang menggenang di dedaunan, orang-orang mulai melakukan rutinitasnya masing-masing, tanda dimulainya hari baru.

 ”hooooaaaammmmmmm…..”  Aku bangun dan beranjak dari kasur walaupun rasanya masih ingin tenggelam dalam pulau kapukku. “masih banyak yang harus aku selesaikan pagi ini…” gumamku dalam hati, maklumlah keluargaku baru pindah rumah kemarin, jadi barang-barang masih berantakan dan  belum pada tempatnya sehingga aku masih harus membereskannya pagi ini.

Sepanjang hari ini, aku sibuk membantu merapikan, menata, dan membereskan barang-barang. tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 4 sore dan akhirnya pekerjaanku selesai, dengan keringat yang mengalir di tubuh karena kegerahan aku istirahat duduk di depan rumah. lalu, aku melihat 2 anak sebayaku menghampiri.

 “nama kamu siapa ?” Tanya bocah berambut mangkok sambil  menjulurkan tangannya ke arahku

“nama aku riani, kamu siapa ?” jawabku malu-malu

 “aku lala”

“kalo aku namanya sifa” kata teman lala

”kamu kelas berapa?”  Tanya lala

 “aku kelas 4 SD, kalo lala sama sifa kelas beraapaa ??” jawabku

“oh, aku kelas 3” jawab lala

HALAMAN :
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun