Mohon tunggu...
Johan Japardi
Johan Japardi Mohon Tunggu... Penerjemah - Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

Lulus S1 Farmasi FMIPA USU 1994, Apoteker USU 1995, sudah menerbitkan 3 buku terjemahan (semuanya via Gramedia): Power of Positive Doing, Road to a Happier Marriage, dan Mitos dan Legenda China.

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Mindfulness: Butuh Waktu untuk Menghentikan Kebiasaan

13 September 2021   19:56 Diperbarui: 13 September 2021   20:22 81 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mindfulness: Butuh Waktu untuk Menghentikan Kebiasaan
Ilustrasi. Diadaptasi dari: Practical Mindfulness Book, hlm. 40.

Kebiasaan yang mengakar bisa menjadi sebuah penghalang kebahagiaan. Berlatih meditasi mindfulness adalah cara paling efektif untuk menghilangkan kekuatan kebiasaan, dan kita bisa memulai dengan membawa perhatian penuh kasih pada kebiasaan kita dan meningkatkan pemahaman diri kita.

Kadang-kadang bisa terasa seolah-olah hidup kita yang menjalani kita, bukan kita yang menjalani hidup kita. Autopilot, seperti yang telah kita lihat, mengambil pilihan kita dari kita tanpa persetujuan kita.

Ilustrasi. Sumber: Practical Mindfulness Book, hlm. 40.
Ilustrasi. Sumber: Practical Mindfulness Book, hlm. 40.

Kebiasaan buruk adalah reaksi terhadap situasi-situasi, yang diletakkan dalam tubuh dan pikiran Anda seperti lingkaran pada sebuah batang pohon. Menjadi reaktif berarti secara serta merta berpikir, bertindak, atau merasa tanpa sejenak pun memberikan kemungkinan kepada Anda untuk membiarkan situasi-situasi itu meresap.

Akibatnya, refleks yang berkembang dari waktu ke waktu, dan telah mendarah daging seperti lingkaran pohon itu, berulang-ulang tanpa Anda bisa mengatakan apa-apa.

Setiap kali hal yang terjadi itu memperkuat pola, sehingga kebiasaan menjadi lebih kuat dari waktu ke waktu. Mindfulness memberi kita sarana untuk mengenali pemikiran dan reaksi kebiasaan, dan membiarkannya melewati kesadaran tanpa menimbulkan efek.

Dengan meditasi mindfulness kita bisa mulai mendapatkan kembali pilihan kita, tetapi kita harus gigih dengan latihan kita setelah kita memulainya, karena kebiasaan akan selalu mencoba untuk menegaskan kembali dirinya sendiri.

Kimia otak kita diubah oleh perilaku berulang kita, tetapi kita tidak perlu diperbudak oleh kebiasaan kita. Dengan mindfulness, kita bisa membebaskan diri.

Ketika Kebiasaan Mengambil Kendali
Berikut adalah beberapa contoh reaksi autopilot kebiasaan, reaksi-reaksi itu mungkin tampak akrab. Coba pikirkan lebih banyak contoh dari kehidupan Anda sendiri.

- Anda bertemu seseorang yang tidak menyukai Anda di sekolah, dan menemukan bahwa Anda tidak bisa merespons tawarannya yang ramah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Gayahidup Selengkapnya
Lihat Gayahidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan