Mohon tunggu...
aryanto toabnani
aryanto toabnani Mohon Tunggu... Diplomat - belum menikah

Berharaplah sebelum dibatasi

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Rindu yang Tersisa

1 Oktober 2022   18:53 Diperbarui: 1 Oktober 2022   19:08 32 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

selama daun malam itu masih menampung sisa-sisa rintik rindu Sore tadi
aku mengemban tetimbunan rindu
di paru-paru dan seluruh pori-pori kulit,
Merakit doa-doa selamatmu dari rasa sakit
 sebab rindu ini sulit diredam,
padamu, doa-doa tak akan pernah padamu
meski aku juga tidak mau membawanya lagi, aku tak bisa memastikan bahwa semua rasa itu pergi begitu saja.
Aku antara kosong dan tiada.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan