Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.780 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 24-04-2024 dengan 2.172 highlight, 17 headline, dan 106.868 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Rinduku Sebatas Puisi, Atau?

21 Februari 2024   18:46 Diperbarui: 21 Februari 2024   19:17 81
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi by Pixabay.com

Ah rindu
Kau ini hanya sebatas puisi
Ataukah ungkapan hati
Aku juga tak mengerti
Mungkin hingga masa kini
Masih saja mengisi kalbu

Ada senyum saat bersua
Ada tawa saat bicara
Ada rasa yang terpendam lama
Ada dirimu, ternyata

Baca juga: Seperti Rindu

Puisi ini apa benar hanya puisi
Atau sepenuhnya curahan hati
Dalam damba yang tak seharusnya
Dalam cinta yang tak mengapa

Lalu rindu
Kembali kurasa menyelinap kalbu
Seolah ada desakan-desakan tanpa suara
Mengiringi nyanyian batin yang sungguh ingin berjumpa

Lagi dan lagi
Suara hati yang menggelegar
Memenuhi nurani dalam hingar bingar
Mengenai rasa rindu dan cinta yang berpadu hanya pada diri

Jadi beginikah rasanya rindu sendiri?
Aku sungguh tak mengerti

Baca juga: Meniti Rindu

Pedih
...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
21 Februari 2024

16-2.744

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun