Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.622 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 19-09-2023 dengan 2.023 highlight, 17 headline, dan 101.671 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salam literasi πŸ’– Just love writing at the end πŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Menikmati Prahara

28 Mei 2023   10:07 Diperbarui: 28 Mei 2023   10:16 121
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi pixabay.com

Ada sebuah lagu cinta
Tentang sebuah rasa
Mengapa pedih sungguh menjelma
Ketika terpisah selamanya dari kekasih jiwa

Namun jika itu kenangan indah
Tak bisakah melupakan resah
Jika kenangan yang bersama diukir manis
Mengapakah harus menangis

Apakah karena tak sama lagi
Ataukah tak bisa menambah kenangan hati
Hanya tersisa yang lama dalam memori
Di ujung rindu menyembul sesekali

Mungkinkah ini yang disebut menikmati prahara hati
Ketika kata pisah terkadang tak terelakkan lagi
....
Written by Ari Budiyanti
28 Mei 2023
#PuisiHatiAriBudiyanti
#PuisiMeiAri

27-2.564

Baca juga: Akhirnya Aku Tahu

Baca juga: Air Mata

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun