Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.780 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 24-04-2024 dengan 2.172 highlight, 17 headline, dan 106.868 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sayap-sayap Ceriamu

24 Februari 2021   16:58 Diperbarui: 24 Februari 2021   17:17 211
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber foto: pixabay.com

Pada gundah yang ada di sudut sana
Aku berbisik dengan sedikit canda
Apakah kau masih jua meresah
Adakah rasa itu merajai sudah

Aku mendapat tatapan penuh sendu
Masih darimu si pemilik resah
Kau mengharapkan sebuah jalan keluar nan jitu
Namun aku justru menitipkan canda pada gundah

Aku hanya ingin mengingatkan saja
Pada sayap-sayap ceria
Yang selalu saja kau bawa
Ke mana pun kau melantunkan kata

Apakah aku akan kehilangan pula
Sayap-sayap ceriamu dalam rangkaian aksara
Atau aku yang harus belajar rela
Bahwa terkadang kau perlu mengalirkan kesedihanmu ke muara

Tanggalkan gundahmu itu
Kembalilah bersukacita
Ijinkan aku menyematkan canda
Dalam langkah-langkahmu merajut rindu

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
24 Februari 2021

Artikel ke 1370

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun