Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Mengikat Benci

12 Desember 2019   17:23 Diperbarui: 12 Desember 2019   17:46 95 19 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Mengikat Benci
Photo by Ari

Seutas tali kuat kuambil dari hati
Tak kusangka ku lama menyimpannya
Mengapa ada tali di kedalaman nurani
Saking kuat melilitnya hingga meluka

Tali apakah yang ada di batinku
Segenap pikir berusaha mendesak
Lalu ku coba urai pula satu persatu
Seolah ikut terlepas ikatan menyesak

Luruh sudah segala belenggu
Yang telah memenjara kalbu
Kelegaan mulai mengalir
Bersama semilir pengampunan

Ternyata tali itu telah mengikat benci
Yang membuatnya bersarang di jantung
Sehingga hidup menjadi terhimpit nyeri
Hingga diri hanya bisa mematung

Kebencian demi kebencian dikumpulkan
Disusun rapi dan diikat agar tak pergi
Namun tak sadar itu malah melukai
Diri sendiri justru yang tersakiti

Saat ikatan tali itu dilepas bebas
Perlahan memaafkan memerdekakan
Pribadi pembenci lah sebagai tawanan
Maka biarkan tali kuat itu lepas

Hiduplah dengan hati terbuka selalu
Tepikanlah segala benci dan iri
Agar hidup menjadi lebih bermakna baru
Lepaskanlah ikatan kebencian di hati

 ...

Written by Ari Budiyanti
12 Desember 2019


#PuisiHatiAriBudiyanti



VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x