Mohon tunggu...
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam Mohon Tunggu... Sekretaris - Belajar Menulis

Pekerja, peduli dan menyukai sastra, olahraga khususnya sepakbola, sosial politik. Karena Menulis adalah cara paripurna mengeja zaman, menulis adalah jalan setapak menjejalkan dan menjejakkan kaki dalam rautan sejarah, menulis menisbahkan diri bagi peradaban dan keberadaban. (Bulukumba, Makassar, Balikpapan, Penajam Paser Utara) https://www.facebook.com/alimusrisyam https://www.instagram.com/alimusrisyam/

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Buku, Nasibmu Kini

17 Mei 2021   14:41 Diperbarui: 18 Mei 2021   03:43 242 71 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Buku, Nasibmu Kini
Ilustrasi Puisi: Buku, nasibmu kini (Kompas.com)

Buku, Nasibmu Kini


Berdebu, penuh sawang
Berantakan
Tak beraturan
Pada lemari kayu antik yang sudah usang
Di rumah orang-orang

Tak tersentuh
Sepi, sunyi, sendiri
Tak ada yang menjenguk
Ia membaca dirinya sendiri
Di sekolah-sekolah; kini

Tertata bersih
Berjajar apik
Tak sulit untuk mencari
Namun tak ada yang sudi lagi
Di perpustakaan, teronggok rapi

Di perlakukan bak raja
Di pajang sedemikian rupa
Ranjangnya dingin dan empuk
Hanya dilihat sambil berlalu
Di toko-toko pustaka

Tergerus zaman
Corona, Gawai, gadget, internet,
Lamat-lamat
Eksitensimu tergantikan
Buku, nasibmu kini menyilukan

*Refleksi Hari Buku Nasional 17 Mei 2021

Balikpapan, 17 Mei 2021
Ali Musri Syam Puang Antong

*Baca Juga Puisi Lainnya:

Puisi Sebelumnya: Renungan Setelah Ramadan

Puisi Pilihan Lainnya: Harapan Anak Yatim bersama Ibunya yang Sakit di Malam Lebaran

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x