Mohon tunggu...
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam Mohon Tunggu... Belajar Menulis

Pekerja, peduli dan tertarik dunia olahraga khususnya sepakbola, dunia satra, dan sosial politik. Karena Menulis adalah cara paripurna mengeja zaman, menulis adalah jalan setapak menjejalkan dan menjejakkan kaki dalam rautan sejarah, menulis menisbahkan diri bagi peradaban dan keberadaban. (Bulukumba, Makassar, Balikpapan, Penajam Paser Utara) https://www.facebook.com/alimusrisyam https://www.instagram.com/alimusrisyam/

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Aku dan Perempuan Sepi

28 September 2020   08:18 Diperbarui: 28 September 2020   17:57 144 57 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aku dan Perempuan Sepi
Kompas.com

Aku dan Perempuan Sepi


Aku melihatmu
Duduk sendiri dipelataran gedung tua
Menghadap utara

Tangan kirimu menopang dagu
Tangan kananmu bergerak ragu
Memegangi pena dan secarik kertas

Jilbab hitam yang Kau kenakan terlihat kusut
Hidup terus berlanjut
Keadaan jangan pernah diratapi

Sepasang burung merpati hinggap didepanmu
Mengajakmu bercengkerama
Tuhan mencipta derita, Tuhan pula mencipta bahagia

Aku Menyaksikanmu
Tidur menyamping memegangi kedua lutut
Sekilas nampak nanar matamu

Engkau lalu bangkit
Duduk bersimpuh
Tangan menengadah

Matamu menatap tajam langit-langit
Tangan mengusap-usap wajah letih
Jemarimu basah dengan perih pedih

Penajam, 22 September 2020

Ali Musri Syam Puang Antong

*baca puisi lainnya : https://www.kompasiana.com/alimusrisyam/5f685c794fdf9118f62ed2f2/aku-cemburu

*baca puisi sebelumnya : https://www.kompasiana.com/alimusrisyam/5f697f57dd3943641972c862/apakah-mungkin

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x