Mohon tunggu...
Risky HidayatSiregar
Risky HidayatSiregar Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Jangan lihat siapa yang mengatakan, lihat apa yang dikatakan

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Perempuan yang Memeluk Buku

30 Juli 2022   23:24 Diperbarui: 30 Juli 2022   23:33 348
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Selang beberapa menit dia datang sambil membawa dua novel yang baru kulihat. "Nih, dua novel andalanku, kau baca saja, tidak usah dengar aku cerita" dia menawarkan dua novel nya.

 "Hahahahaha, terimakasih nanti kubaca di kos"

   Dia kemudian duduk dan menatapku lama, aku langsung salah tingkah memukul wajahnya dengan buku.

  "Woy, sakit, lu kenapa" dia mengaduh kesakitan memegang hidungnya yang sedikit merah karenaku.

"Eh maaf, habis lu ngapain lihat gua kayak gitu, naksir ya lu" Aku menjawab bercanda.

 Dia diam mendengar ucapan ku barusan, apakah aku salah ngomong.

"Kalau iya kenapa?" dia menjawab dengan nada mantap.

 "Hah, lu jangan ngide" sontak aku kaget mendengar ucapannya barusan.

 "War, aku laki laki, wajar jika menaruh perasaan padamu" dia menjawab sambil menunduk.

Kata kata itu mengagetkanku, buru buru aku mengambil tas ku dan langsung pulang ke kos, dia hanya melihat kepergiaanku.

Di kos aku tidak bisa tidur, memikirkan kata katanya di caf tadi sore, dia serius atau bercanda ya? Tapi nada bicaranya sepertinya dia serius. Pikirku.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun