Mohon tunggu...
Dapurfit
Dapurfit Mohon Tunggu... Home of #SmartDieter

Di Kompasiana, kami berkomitmen untuk membuat konten yang 100% informasi, 0% marketing. Semua konten kami 100% evidence-based, dan akan disertai referensi jurnal ilmiah (studi/ penelitian).

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Lebih Banyak (Makan), Lebih Baik! "Katanya"

13 Maret 2021   16:58 Diperbarui: 13 Maret 2021   17:01 58 10 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Lebih Banyak (Makan), Lebih Baik! "Katanya"
Bongkar Mitos bersama Dapurfit (sumber: ig Dapurfit)

Sering kali makan lebih sering (5-6x) dalam satu hari dipercaya lebih baik dibandingkan dengan makan lebih jarang (2-3x) dalam satu hari. Hal ini karena "katanya" makan lebih sering dalam sehari dapat meningkatkan metabolic rate, menurunkan berat badan lebih efektif, lebih mengenyangkan, dan lebih baik untuk kontrol gula darah. Namun, "kepercayaan" ini terbukti tidak benar. Bersama Dapurfit, kami akan mengajak Anda membongkar mitos ini bersama!

Metabolic rate/ energy expenditure

Salah satu hal yang diunggulkan dari makan 5-6x sehari adalah "katanya" dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Namun, penelitian menemukan secara metabolis, makan 5-6x sehari tidak memiliki perbedaan dengan makan 2-3x sehari (1). 

Atau dengan kata lain, makan 5-6x sehari tidak meningkatkan metabolisme tubuh. Mau makan 5-6x sehari ataupun sampai 14x sehari, terbukti tidak meningkatkan metabolisme tubuh dibandingkan dengan makan 3x sehari (2).

Weight loss dan rasa kenyang

"Keuntungan" lain dari makan 5-6x adalah "katanya" dapat menurunkan BB secara lebih efisien dan meningkatkan rasa kenyang. Namun, hasil studi observasi mengatakan frekuensi makan tidak memiliki hubungan dengan weight loss dan kesehatan (3)

Tidak hanya studi observasi, penelitian terkontrol juga membuktikan makan 2-3x sehari memiliki efek yang sama pada weight loss dengan makan 5-6x sehari selama total kalorinya sama (4-6). 

Tidak hanya itu, makan 6x sehari juga dapat meningkatkan resiko overeating, bukannya mengurangi makan (7-9). Dari hasil studi observasi dan penelitian terkontrol, dapat disimpulkan bahwa makan 5-6x sehari tidak lebih baik dibandingkan dengan makan 2-3x sehari untuk weight loss.

Kontrol gula darah (dan untuk diabetes)

Sekarang, mari kita bahas pengaruh makan 5-6x sehari bagi penderita diabetes. Pada suatu penelitian terkontrol dengan subjek penderita diabetes, subjek dibagi menjadi dua grup, yaitu grup yang makan 3x sehari dan grup yang makan 6x sehari. 

Kedua grup diberikan instruksi untuk makan dengan total kalori harian yang sama, hanya frekuensi makan dalam satu hari yang dibedakan. Dan penelitian tersebut menemukan bahwa makan 3x sehari lebih menguntungkan dibandingkan dengan makan 6x sehari. 

Subjek yang makan 3x sehari tanpa sadar makan lebih sedikit dibandingkan dengan grup yang makan 6x sehari. Sehingga subjek yang makan lebih jarang mendapatkan weight loss yang lebih signifikan.

Hal ini kemudian memberikan mereka penurunan HbA1c, gula darah, nafsu makan, serta insulin harian yang lebih baik dibandingkan dengan subjek yang makan 6x sehari (10).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x