Mohon tunggu...
Linda Rahmawati
Linda Rahmawati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Bio

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Manajemen Kinerja Anda Sudah Baik? Ini Ciri-cirinya

12 Juni 2021   09:01 Diperbarui: 12 Juni 2021   09:04 132 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Manajemen Kinerja Anda Sudah Baik? Ini Ciri-cirinya
Shutterstock.com/Akkalak Aiempradit

Pengertian Manajemen Kinerja menurut Dessler (2003:322), Manajemen Kinerja adalah Proses mengonsolidasikan penetapan tujuan, penilaian, dan pengembangan kinerja ke dalam satu sistem tunggal bersama, yang bertujuan memastikan kinerja karyawan mendukung tujuan strategis perusahaan. Manajemen kinerja merupakan salah satu aktifitas wajib bagi para pimpinan, manajer, atau perusahaan untuk memastikan bahawa sasaran atau tujuan organisasi telah dicapai secara konsisten dalam cara-cara yang efektif dan efisien. Efektif yang berarti tidak memerlukan strategi yang berbelit belit, sedangkan efisien berarti tidak memerlukan waktu dan biaya yang banyak.

(Rudman: 32, 2003) Ada beberapa strategi dalam mengembangakn manajemen kinerja secara efektif yaitu :

  • Get the objectives clear (Buat tujuan yang jelas) : Suatu organisasi harus memiliki tujuan yang jelas untuk perencanaan kinerja dan sistem peninjauannya. Secara ideal, fokusnya harus kuat pada kinerja. Hal ini dapat mencakup kinerja apa yang diharapkan dan dicapai serta bagaimana karyawan melaksanakan tanggung jawab pekerjaan mereka dan berhubungan dengan orang lain di tempat kerja.
  • Set the right style (Atur gaya yang tepat) : Selain mendapatkan tujuan yang jelas, organisasi harus menetapkan gaya yang tepat untuk sistem manajemen kinerjanya. Jika organisasi memiliki gaya yang hierarkis dan karyawan tidak terbiasa dimintai ide dan pendapat, kemungkinan besar mereka tidak akan cepat memberikan saran terkait kinerja. Perencanaan dan tinjauan kinerja sama pentingnya dengan gaya dan sistem, jadi memerlukan sedikit waktu bagi orang untuk menyesuaikan perilaku dan sikap mereka karna perencanaan dan tinjauan kinerja merupakan suatu proses.
  • Reviews are part of a process (Review merupakan bagian dari suatu proses) : Tinjauan kinerja merupakan bagian dari proses manajemen kinerja. Peninjauan ini dapat dilihat dari nilai dan perencanaan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa standar dan target kinerja sudah ditetapkan, sehingga kinerja yang akan ditinjau sudah memiliki standar & target yang sudah disepakati. Manajer harus memberikan umpan balik, saran dan bantuan secara berkelanjutan, sehingga tinjauan yang dilakukan ini pada dasarnya merupakan ringkasan dari masalah yang telah dibahas.
  • Think about timing (Pikirkan tentang waktu) : Manajer dituntut oleh perusahaan untuk melaksanakan semua tinjauan kinerja dilakukan dalam periode waktu yang singkat. Pelaksanaan tinjauan ini biasanya dilakukan pada akhir tahun yang dimana manajer mempunyai kesibukan yang lainnya seperti menyelesaikan laporan tahunan, memperisapkan rencana dan anggaran tahun depan. Dengan hal ini, organisasi melakukan penyebaran diskusi perencanaan dan tinjauan kinerja sepanjang tahun. Hal ini akan menyebarkan beban kerja secara lebih merata, memberi manajer waktu untuk bersiap, menghindari tekanan akhir tahun dan menjadikan diskusi kinerja sebagai bagian normal dari menjadi seorang manajer.
  • Encourage participation (Dorong partisipasi) : Manajer dan karyawan harus mendiskusikan, menyetujui rencana dan ulasan kinerja mereka, namun banyak orang yang menganggap hal ini cukup sulit karena disebabkan dari fokus kepribadian yang disebutkan sebelumnya. Ada Orang bisa merasa canggung ketika diminta untuk berbicara tentang diri mereka sendiri, terutama jika diskusi tersebut tentang sifat-sifat seperti kepemimpinan. Jadi diperlukan peran manajer untuk terus memberikan motivasi dan dorongan kepada karyawan untuk berkontribusi dalam diskusi kinerja.
  • Semakin karyawan didorong untuk mempersiapkan diskusi kinerja, dengan meninjau kinerja aktual mereka terhadap rencana dan target yang telah disepakati, serta memikirkan rencana dan target masa depan. Maka kinerja ynag diciptakan akan semakin baik dengan adanya kontribusi para karyawan.

transform-mpi.com
transform-mpi.com
Menurut (Strebler et al. 2001) Berdasarkan pengalaman berbagai organisasi menunjukkan bahwa sistem manajemen kinerja yang efektif memiliki karakteristik tertentu.
  • Sistem manajemen kinerja memiliki tujuan yang jelas dan kriteria keberhasilan yang terukur. Dimana sistem punya standar untuk menilai apakah kinerja ini baik atau tidak, apakah penilaian kinerja ini berhasil atau tidak.
  • Karyawan dilibatkan dalam desain dan implementasi sistem. Semua karyawan aktif dalam berkontribusi
  • Sistem manajemen kinerja yang efektif sangat sederhana untuk dipahami dan mudah untuk dioperasikan.
  • Penggunaan yang efektif dari sistem manajemen kinerja merupakan inti dari tujuan kinerja manajer. Semakin efektif penggunaan sistem manajemen kinerja, maka diartikan bahwa manajer itu berhasil menjalankan pekerjaannya atau berhasil menggunakan sistemnya.
  • Sistem memungkinkan "garis pandang" karyawan (line of sight) yang jelas antara tujuan kinerja mereka dan organisasi.
  • Sistem berfokus pada kejelasan peran dan peningkatan kinerja. Jadi sistem manajemen kinerja yang efektif berfokus pada hasil atau kinerja yang diciptakan karyawan.
  • Sistem kinerja yang efektif juga berfokus pada peningkatan kinerja terkait erat dengan pelatihan yang memiliki sumber daya yang memadai dan pengembangan infrastruktur.
  • Tujuan dari setiap hubungan langsung antara sistem manajemen kinerja dan penghargaan karyawan dibuat sangat jelas, dan perlindungan keadilan serta transparansi yang tepat dibangun di dalamnya. Standar dalam penilaian kinerja harus jelas, sehingga menciptakan keadilan ketika pemberian penghargaan pada karyawan yang nilai kinerjanya dianggap baik.
  • Sistem manajemen kinerja yang efektif ditinjau secara teratur dan terbuka terhadap kriteria keberhasilannya sendiri.

Karakteristik menurut Strebler ini dapat dikembangkan untuk para manajer maupun perusahaan menjadi serangkaian pedoman untuk sistem tinjauan dan perencanaan kinerja yang efektif.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN