Mohon tunggu...
Lidia Ratnasari Parampai
Lidia Ratnasari Parampai Mohon Tunggu... Pegiat Literasi di Forum Lingkar Pena ( FLP) Unismuh Makassar

Puisi adalah nyawa bagi katakata yang takut bersuara

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Malam dan Lilin Malang

22 Oktober 2019   22:25 Diperbarui: 22 Oktober 2019   22:38 0 4 0 Mohon Tunggu...
Malam dan Lilin Malang
pixabay.com

Hening di emperan jalan,
Ia sendiri menikmati gulita
Membagi airmata pada angin lalu
Di bawah atap langit paling teduh

Kemana kakinya akan melangkah
Sedang celoteh perut berisik mengusik ketenangan
Dahaga meronta,
Meminta seteguk air
Pada daun yang melambai

Malam!
Aku lilin kecil butuh arah
Mencari iba pada mereka yang berpunya
Yang entah siapa
Di tangannya aku bertahan hidup
Hingga esok,
Mata masih menatap hari

Hening di emperan jalan,
Malang menjadi karib
Bagi diri yang telantar
Tanpa Ayah, ibu
Namun, ingin tetap bersinar

Aku lilin malang
Berharap memeluk bintang
Meski tak sampai.


Sarjo, 22 Oktober 2019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x