Mohon tunggu...
Heru Sudrajat
Heru Sudrajat Mohon Tunggu... Seniman - Pernah jadi PNS di Jambi dan Pernah kerja di Harian Sriwijaya Post menjadi wartawan

Pendidikan akir Lulusan SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa) Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Malam

14 Maret 2024   21:37 Diperbarui: 14 Maret 2024   21:52 65
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto: heru sudrajat (foto pribadi). 

Malam mengalir dalam nyanyian sempurna. 

Membentur pada dinding dinding ruang hati. 

Menggoreskan warna warni kehidupan. 

Seperti lukisan pada doa yang menyanyat. 

Pada kepedihan beban hidup. 

Yang semakin terpojok. 

Begitu susahnya bernafas dinegeri ini, yang katanya tanah sorga. 

Begitu perihnya menahan lapar beras mahal. 

Dan anak anak kita terkapar. 

Doa doa kita tak mampu menembus ke hati Nya. 

Sungailiat, maret 2024.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun