Mohon tunggu...
Muhammad Saleh
Muhammad Saleh Mohon Tunggu... Freelancer - ASNeurship

Share Your Knowledge For Better Life

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Perjalanan dengan Bus PIPOSS Majene

11 Desember 2019   20:49 Diperbarui: 11 Desember 2019   21:07 284
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto: @andhy_saimang

Bahkan di belakang PIPOSS jalan buruh terdapat 2 toko grosir ATK yang lumayan di Makassar, Prima Jaya dan Utama Jaya yang melayani penjualan supply ATK sampai ke Kalimantan dan Papua.

Kok saya tau?
Ada deh.

Ternyata busnya berhenti di toko Bagea Enak Maros. Lampu yang tadi redup menyala kembali. Para penumpang nampak satu persatu turun belanja Roti dan air minum.

Naik PIPOSS trayek Makassar - Majene atau sebaliknya adalah perjalanan pertama saya kembali dengan menggunakan armada ini. Sepertinya terakhir menggunakan bus untuk jalur ini pada tahun 2006 atau 13 tahun lalu saat pulang kembali ke Tinambung setelah tidak lulus ujian di STAN.

Armadanya telah berubah. Seingat saya PIPOSS Majene dulu warna biru dan tanpa AC. Ini sudah ber AC dan warnaya lebih hidup.

Situasi mulai hangat lagi. Sambil ngobrol kembali dengan bapak pedagang di pasar Tinambung ini.

"Saya tau bapak ini, sejak sekolah di SMP Tinambung 19 tahun lalu bapak ini sudah menjual pakaian di perempatan jalan Karama, Limboto Majene dan Polewali.

Sementara asyik ngomong datanglah karnet bus meminta biaya perjalanan. Saya pun kasikan uang senilai Rp. 110.000 untuk perjalanan kali ini.

---
Bus kembali melaju setelah istirahat kurang lebih 15 menit. Lampu kembali redup dan si bapak nampak mulai terpwj matanya saat saya tunjukkan berita di beranda FB salah satu teman, Indonesia kembali kandas di Final 3 : 0 lawan Vietnam.

Sayup - sayup lagu Ada Band mulai mengantar para penumpang kembali tertidur dan mata sayapun mulai enggan untuk di ajak kerja sama.

Pelan - pelan saya rebahkan tubuh ini si kursi 8 EF dengan kaki melakat pada tumpukan - tumpukan karung putih di bus ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun