Mohon tunggu...
Muhammad Saleh
Muhammad Saleh Mohon Tunggu... Freelancer - ASNeurship

Share Your Knowledge For Better Life

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Perjalanan dengan Bus PIPOSS Majene

11 Desember 2019   20:49 Diperbarui: 11 Desember 2019   21:07 284
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto: @andhy_saimang

Setelah sampai di Bus saya agak aneh terasa. Soalnya selama ini bus - bus trayek Makassar - Mamuju kondisinya tidak seperri bus ini.

Langsung di sambut oleh seoarang bapak berbaju sweater hitam dengan bahasa Mandar.

"Inna pakala Indonesia Anna Vietnam" ujarnya dalam bahasa mandar

Sayapun jawab " insani uissang bega tu'u pak" sambil membuka HP dan searching di google. Ternyata Indonesia kebobolan 1:0 lawan vietnam di babap pertama.

Saya pun mencoba menikmati perjalan ini. Menguasai 2 kursi no 8 EF di depan pintu masuk belakang bis.

Perjalanan tampak begitu santai dengan bus ini, tidak grasa grusu dan tidak ada terasa rem mendadak yang membuat perjalanan ini tidak terasa nyaman.

Saat memasuki Maros, Bus ini tidak berhenti laiknya bus - bus Mamuju yang berhenti sebentar di Toko roti Maros. Ini baru hipotesis awal saya membaca situasi.

"Inimi kapang salah satu perbedaan bus Makassar- Majene dengan bus Makassar - Mamuju.

Pemumpang - penumpang di mobil ini sepertinya sangat tenang. Mereka sepertinya adalah pedagang yang datang ke Makassar untuk belanja barang untuk di jual ke pasar di Polewali, Wono , Tinambung dan Majene.

Pejalaan ini jadi waktu rehat terbaik pasca keliling cari barang2 jualan di kota daeng.

Salah satu markas PIPOSS di Makassar memang berlokasi di jalan buru yang dekat aksesnya ke pusat perbelanjaan grosir kota Daeng seperti pasar Burung dan Pasar Sentral Makassar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun