Mohon tunggu...
Muhammad Irham Maulana
Muhammad Irham Maulana Mohon Tunggu... Freelancer - hanya penulis gadungan

antara pengantar dan kesimpulan tak jauh berbeda

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi Kompilasi: Jeritan Bumi Pertiwi

6 Agustus 2021   03:24 Diperbarui: 6 Agustus 2021   03:31 44 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi Kompilasi: Jeritan Bumi Pertiwi
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Budak merdeka 

pemuda, butakah matamu

aku kini teruk lumpuh

disandra oleh tangan-tangan gerayang

Oleh kejahatan-kejahatan masa lalu

Aku menangis pilu tersedak tak berujung

Aku menjerit dalam deru membisu 

pamuda, tandaskah akalmu

aku mesti sumpah dan lidah-lidahmu

kepala, tangan, dan kakimu

membengisi tikus --tikus berakal berumah di lorong

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x