Mohon tunggu...
Ety Supriyatin
Ety Supriyatin Mohon Tunggu... Lainnya - Anaknya guru, Istrinya guru, ibunya guru, kakaknya guru πŸ€”

Menulis apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan. β– JUST BE MYSELFβ– 

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Hakikat Hidup

8 November 2022   12:32 Diperbarui: 8 November 2022   12:49 130
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Hakikat hidup manusia setelah lahir ke dunia

Mengabdi kepada Yang Maha Kuasa Menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangan-larangannya Mempertanggungjawabkan perbuatan Baik dan buruknya akan ditimbang kelak Tak akan terlewatkan sekecil apapun Semua terlihat jelas pada saatnya nantiΒ 

Hanya insan yang Β merugi dan menyesal Ketika tak memanfaatkan kesempatan Waktu terbuang percuma dan sia-sia Melalaikan segalanya demi kenikmatan Yang hanya tercapai saat hidup di dunia Tak terpikir kehidupan yang abadi nantiΒ 

Ketika masih ada kesempatan bernafas Ketika jiwa raga masih mampu berbuat Melakukan segala Β kebaikan-kebaikan Mengiringi hembusan nafas yang ada Sebagai bukti pengabdian kepada-NyaΒ 

Menjauhkan diri dari yang dilarang Memohon ampunan yang telah dilakukan Sebagai bukti pengakuan insan berdosa Yang menjadikan Β doa-doa Β terhalang Agar tembus segala permintaan

#docJayΒ 

Baca juga: Yang Terdalam

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun