Mohon tunggu...
Hera Veronica Sulistiyanto
Hera Veronica Sulistiyanto Mohon Tunggu... ❤ Elang Dirgantara Sulistiyanto

Pecandu Senja | Pemabuk Puisi | Penikmat Kopi | Pemahat Aksara | Pecinta Musik Cadas 😎🤘

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tuan Kapitalis

15 Juni 2021   06:38 Diperbarui: 15 Juni 2021   06:46 155 15 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tuan Kapitalis
Source: Artmarket Gallery.com

Tuan Kapitalis

Ia datang merupa malaikat
dengan tutur kata memikat
ia incar setiap jengkal tanah
demi keuntungan pribadi
sebagai "Komoditi Bisnis"

Yang mengendap di ruas kepala
tak lain tak bukan hanyalah
perihal Laba tak peduli kendati
saling bunuh demi menyelamatkan
lumbung - lumbung rupiah

Ia datang dengan segudang
rayuan maut buat lulut - manut
kepiawaiannya memikat hati
warga dusun tak diragukan
segala cara ditempuh

Koper - koper rencana
ditengtengnnya dari kota hingga
tiba di tempat tujuan
dusun-dusun masih terpelihara
keasrian alam desa dimana

Oksigen bersih berlimpah ruah
tersaji dan dapat dihirup
serta dinikmati dengan leluasa
kapan saja dan dimana saja
tanpa harus merogoh kocek

Guna membeli udara yang
tak kasat mata sebab semua
tersedia melalui hembus angin
bertiup sejuk segar dari arah
hutan-hutan perawan

Di balik tempurung kepala dipenuhi
perencanaan matang tata kota
membangun kota nan megah
menyingkirkan gubuk-gubuk reot
berselimut tebal kemiskinan

Segala yang terkesan kumuh
serasa sakit mencungkil mata
seraya menatap sinis wajah-wajah
penduduk desa tengah meringis
menyaksi tanah moyang

Lamat-lamat terenggut dan
berpindah tangan lantaran
bujuk rayu serta silau tumpukan
lembar-lembar rupiah
buat tergadai dan terjual

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x