Mohon tunggu...
Fajar Novriansyah
Fajar Novriansyah Mohon Tunggu... Administrasi - Pekerja biasa

sesungguhnya kekayaan Allah itu nyata, mari menulis lagi, makin banyak baca makin banyak tahu,

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pada Sesal dan Masa Lalu yang Terlupa

3 Juli 2022   18:32 Diperbarui: 3 Juli 2022   18:51 130 46 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

menghitung malam ke malam

akan selalu sepi karena waktu telah beri banyak jeda

membagi satu persatu perasaan

seperti menyelinapkan perih diantara hingar bingar

lalu aku berhenti untuk bermimpi

bosan mengulangi hari hari yang terasa sama persis

sunyi menggulung sebagian raga

yang sudah sangat lelah menanggung rindu entah pada siapa

aku lari kebarat mengejar senja

kembali lagi bangun di ruangan yang sama esok harinya

aku bergerilya pergi ke utara

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan