Mohon tunggu...
Eko Irawan
Eko Irawan Mohon Tunggu... Hidup Indah dengan Menulis dan Berbagi

Penulis Sejarah, Budaya, motivasi dan sastra. Pegiat Kampung Sejarah dan Kampung Nila Slilir. Pegiat Sejarah dari Museum Reenactor Ngalam di Kota Malang

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pujangga Asmaraloka (Bagian 3): Candu Asmara

12 Juni 2021   05:39 Diperbarui: 12 Juni 2021   05:57 43 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pujangga Asmaraloka (Bagian 3): Candu Asmara
dokumentasi pribadi

Sungguh jiwa ini meronta. Sangat rindu padamu. Memadu rasa dalam tabir. Antara aku Dan dirimu. Mabuk candu asmara.

Bawalah aku pergi. Sejauh kau bisa pergi. Buanglah ragu. Buanglah bimbang. Ayo terbang. Tinggalkan semua sedih. Raih berdua, milik kita.

Tak perlu takut. Yang lalu sudah berlalu. Ini beda. Ini tak sama. Tak perlu prasangka. Jalani saja tanpa curiga.

Candu asmara kita. Tak akan mabuk. Yang penting itu aku dan dirimu. Dalam lembar baru. Kisah abadi. Cinta dalam amanat. Yang diperjuangkan.

Tak usah alasan. Cinta itu tak peduli. Untuk apa andai andai. Ini bukan nekad. Ini nyata tulus. Bukan drama romansa remaja. 

Candu asmara. Dalam cawan langit. Jadi terang dalam gelap. Mewarna jiwa yang kusam. Mengobati kehausan yang telah lelah. Bahagia itu, punya kita. Jagalah untuk selamanya. 

Malang, 12 Juni 2021

Oleh Eko Irawan

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x