Mohon tunggu...
Delia Puspita
Delia Puspita Mohon Tunggu... Penulis - SMAN 1 PADALARANG

Pelajar

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Pelangi Hitam

8 Februari 2020   08:40 Diperbarui: 8 Februari 2020   08:50 279
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Novel. Sumber ilustrasi: PEXELS/Fotografierende

Aku cari cari kamu gak ada

Aku pulang duluan

Maap yaa gak bilang dulu

Aku lagi ga enak badan

Ohh oke Al

Cepet sembuh yaa

"Dia tahu kemana ia akan pergi,tapi jalan itu sudah tertutup. Tidak ada kesempatan untuk menemuinya.Ia hanya terdiam,

tidak tahu apa yang harus dia lakukan.Ia melihat ke arah langit, berharap langit kan mengirimkan seseorang yang ia tuju.Namun langit malah memperlihatkan orang yang ia tuju bersama orang lain. Bulan bilang "dia yang kamu tuju sudah bahagia".

Kini ia memang harus sendiri mengarungi laut yang begitu luas, walau hatinya tak menentu.

Tapi ia akan membuktikan bahwa dia bisa menjadi orang yang membanggakan."

Sebulan mereka tidak bertemu, komunikasi lewat handphone saja jarang.Dara selalu mengirimkan pesan pada Al, namun Al benar benar ingin menjauhi Dara agar Al bisa melupakannya.Namun berkali-kali Dara selalu menghubungi Al dan memaksa untuk bertemu. Katanya ada hal penting, akhirnya Al pun menuruti kemauannya. Mereka bertemu di Balai kota Bandung tempat biasa mereka bertemu. Al tidak tahu apa yang akan dia bicarakan.

Al pun bergegas untuk menemui Dara.Sesampainya di taman, Dara terduduk sendiri. Dan Al segera menghampirinya

"Hey Ra.. Assalamualaikum.Ada apa,katanya ada hal penting?" kata Al.

"Waalaikumsalam, aku mau ngomong Al."

"Iya apa?"

"Akhir akhir ini kamu jadi susah dihubungi.Kamu kenapa sih Al masa gara gara kita pisah tempat sekolah kita jadi gak ada komunikasi."

"Aku sekarang bener bener sibuk Ra, aku jarang banget main handphone"

"Kan bisa kamu jawab bentar, padahal kamu on aku liat. Tapi kenapa gak dibales bales yang aku. Kamu udah lupain aku ya, aku sahabat kamu Al masa kamu lupain. "

HALAMAN :
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun