Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berupaya untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari DUA PULUH DELAPAN rincian PUISI tentang TIDAK HARUS. Semoga bermanfaat. 🙏🙏

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bambang Syairudin PERINGKATMU #2 Di tahun 2022 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Bambang Syairudin, Kompasianer Teraktif #1 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Ini bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mengingatkan diri agar tidak lupa mensyukuri. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Fibonacci Puisi: Bersabar Tak Menagih Janji

10 Mei 2022   20:00 Diperbarui: 10 Mei 2022   20:00 81
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Fibonacci Puisi: Bersabar Tak Menagih Janji

bersabar
untuk tak lekas
menagih janji mereka
yang belum mampu 'tuk menepati janjinya

sekedar mengingatkannya tidak mengapa
agar mereka tak lupa
pada janjinya
semula

tetapi
jika mereka
tak bisa menepatinya
ada baiknya ikhlaskan saja janjinya

dengan mengikhlaskan janji-janji mereka
menambah pahala kita
dan menyenangkan
mereka

(bersabar tak menagih janji, 2022)

Puisi kesembilan dari rincian duabelas puisi tentang bersabar tak menagih janji. Semoga bermanfaat.

Catatan bagi yang akan berpuisi dengan menggunakan deret fibonacci. Berikut ini adalah contoh deret fibonacci yang digunakan dalam puisi ini:
Bait pertama, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 3, 5, 8, 13.
Bait kedua, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 13, 8, 5, 3.
Bait ketiga, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 3, 5, 8, 13.
Bait keempat, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 13, 8, 5, 3.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun