Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru

Mulai menulis di Kompasiana pada 1 Desember 2018. Sebentar lagi memasuki perayaan tahun ketiga saya di sini tepatnya pada 1 Desember 2021. Semoga bisa mencapai 2.000 karya tulisan di Kompasiana tahun ini. Sekarang sudah mencapai lebih 1.830 tulisan, sampai 10 November 2021, berarti masih kurang sekitar 170 tulisan. Doakan bisa mencapainya ya, para sahabat kompasianer dan pembaca sekalian. Terima kasih untuk doa dan dukungannya.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ratapan Rindu Nyanyian Jiwa

6 Oktober 2021   13:06 Diperbarui: 6 Oktober 2021   15:43 118 21 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi (pixabay) via liputan 6

Senandung rindu sang pujangga
Pada alam yang menyanyikan nuansa
Jernih aliran air sungai nan bening
Membawa lari segela penat dan pening

Hingga desau angin terdengar lebih lembut seolah tanpa suara
Pun burung-burung beterbangan hinggap di dahan tak mengusik bunga-bunga
Semua berusaha menjaga ketentraman hari itu
Saat kusadari sebuah kenyataan hidup yang sendu

Melantun melodi merdu sayap kupu-kupu
Ingin menjemput bentangan cinta rimba raya
Hingga terdengar sedikit saja gaung sebuah gita
Tentang ratapan rindu nyanyian jiwa
Tentang ketiadaan pertemuan

....
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
6 Oktober 2021

10-1782

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan