Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mengapa Namaku Tiada

25 Februari 2021   23:49 Diperbarui: 26 Februari 2021   00:18 146 28 10 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengapa Namaku Tiada
Sumber foto: Pixabay.com

Aku menatap lembar demi lembar
Di setiap kata kuselusuri dengan saksama
Namun mengapa tetiba terasa hambar
Tiada kutemui namaku di sana

Apakah kau telah melupa
Ataukah memang ku yang terlalu bangga
Bahwa relasi kita membuatku ternama
Sehingga kini aku kecewa

Aku terdiam sendiri dalam remang malam
Yang sebentar lagi menuju puncaknya
Ternyata banyak hal sungguh tak kupahami makna
Mungkin aku memang tak pernah ada di hatimu yang terdalam

Terkadang memang menyakitkan
Bertemu dengan kenyataan
Bahwa aku kira aku dikenangkan
Ternyata aku dilupakan

Iya, mengapa namaku tiada
Dalam lembar-lembar tatanan aksara
...

Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
25 Februari 2021

Artikel ke 1375

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
25 Februari 2021