Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Beda

6 Januari 2020   13:00 Diperbarui: 6 Januari 2020   13:12 68 15 4 Mohon Tunggu...
Puisi | Beda
Spider Lily. Photo by Ari

Kau kini menyepikanku karena beda
Kau kini tak menyapaku karena tak sama
Kau kini bahkan menganggap ku tiada
Sekedar memberi sapa pun kau lupa

Aku tahu aku tak mudah mau sama
Dengan apa yang tidak sesuai nurani
Lalu apakah aku harus bergulat saja
Dengan diri sendiri agar aku serupa

Tapi nuraniku sungguh tak bisa
Memaksa inginku menjadi senada
Dengan apa yang kau anggap rasa
Maaf karena aku sungguh tak bisa

Bila akhirnya beda memisahkan kita
Dari semua persahabatan yang ada
Terpaksa harus rela aku kehilangan
Sebuah kisah yang ku anggap berkesan

Aku hanya tak mau hidup dalam tekanan
Apalagi jika untuk memenuhi mau hati
Di bawah kata sebuah kebersamaan
Aku memilih pergi di jalan ku sendiri

Tak mengapa bila ku kini berdiri
Dalam sepi tanpa hangat sapamu lagi
Tak mengapa bila aku berteman sunyi
Namun nuraniku beriring dengan damai

Aku memang memilih beda
Karena aku tak ingin sama
Aku menentukan jalanku tanpamu
Meski akhirnya nanti mungkin bertemu

Biarlah beda ku kini dengan semua
Menjadi ciri khas ku yang tak terlupa
Bila pililhanku ini menyakiti
Hanya kata maaf bisa terpatri dari hati

...

Written by Ari Budiyanti
5 Januari 2020

#PuisiHatiAriBudiyanti

VIDEO PILIHAN