Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.780 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 24-04-2024 dengan 2.172 highlight, 17 headline, dan 106.868 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Teluk Penyu dan Kenangan Masa Kecilku

5 Februari 2019   21:00 Diperbarui: 5 Februari 2019   21:24 84
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pantai Teluk Penyu. Photo by Ari

Sejenak melepas penat di sini
Sesaat menikmati angin pantai
Merasakan deburan air di kakiku
Memandangi hamparan pasir
Bertaburan sisa kerang
Menikmatinya dalam kesendirian

Entah di sisi laut sebelah mana
Di masa kecilku
Di pantai ini
Kenangan bersama mas dan mbakku tercinta
Saat pagi kami bersama berlarian
Menuju pantai yang tidak dekat
Aku lupa..
Seberapa bahagia bermain di laut
Waktu itu..
Aku hanya ingat..
Saat kami sempat tersesat
Mencari jalan pulang
Ya .. hanya kami berempat
...
Tapi takkan pernah lupa
Kebersamaan masa kecil kami
Petualangan-petualangan kami
Di pantai ini..
Di satu pesisirnya..
Yang ku lupa sebelah mana..
..
Waktu berganti
Terus berlalu
Kami tak kecil lagi
Bahkan kami tak lagi berempat
Sudah ada adik kami
Dan kami berlima saat ini
Dalam dunia masing-masing
Yang kami pilih..
Kasih sayang antar saudara
Yang tak lekang oleh waktu
Semoga..
Dan amin..

Pantai ini..
Laut ini..
Saksi kami..
Di mana kebersamaan masa kecil kami
Penuh cinta dan kenangan terindah
Tak terlupakan
Temanis ..

Dan siang ini..
Aku dalam sendiri
Menikmati deburannya
Sambil mengingat semua
Kisah masa kecil kami
Ya ..
Di sini..
Di salah satu sisi laut ini

Written by 

Ari Budiyanti

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun