Mohon tunggu...
Alex Japalatu
Alex Japalatu Mohon Tunggu... Penulis - Jurnalis

Suka kopi, musik, film dan jalan-jalan. Senang menulis tentang kebiasaan sehari-hari warga di berbagai pelosok Indonesia yang didatangi.

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Merauke Setelah 13 Tahun

26 Juli 2022   10:16 Diperbarui: 26 Juli 2022   10:31 943
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Jadilah saya mondar-mandir saja di halaman gereja. Menunggu misa pertama selesai. Sambil cekrek-cekrek. Memotret sana-sini.

Halaman Gereja Santo Yusup sangat luas. Barangkali dua kali lapangan sepak bola. Tamannya rapi. Bunga-bunga sedang bermekaran. Lalu muncul Nato. Naik motor bebek. Melintas di depan saya. Rambutnya dikuncir. Pake batik lengan panjang. Rapi sekali dia pagi itu! Langsung ke depan ibu-ibu yang sedang menjual nasi kuning dan kue-kue. Parkir motor di sana.

Saya penasaran. "Entah di mana, saya pernah lihat orang ini," batin saya.

Karena penasaran, saya langsung datangi Nato.

"Wajahmu familiar. Kita pernah ketemu di mana?" tanya saya.

Nato kaget. Dia hanya angkat kepala dan menyorongkan tangannya. "Nato," kata dia pendek. Sembari menyeringai.

"Ah, Epen toh Cupen kah?" kata saya. Kali ini Nato ketawa lepas.

"Benar Abang. Saya main di sana," ujarnya.

"Sa pikir tadi Abang sopir taksi jadi.... Sa heran-heran juga tumben ada sopir taksi pagi-pagi sudah ke gereja. Rapi lagi," kata Nato sambil ketawa.

Anda jangan bayangkan sopir taksi Blue Bird di Jakarta. Di Meroke, taksi sebutan untuk angkot!

Ah, Nato jadi curhat! Barangkali setelah tahu saya wartawan. Khawatir juga saya. Soalnya baru ketemu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun