Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... Administrasi - ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Aku Masih Menyimpan Satu Kata

24 Oktober 2021   18:05 Diperbarui: 24 Oktober 2021   18:06 167 39 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi Sebuah Buku:(Foto oleh BARBARA RIBEIRO dari Pexels)

Aku mengingat petuah filosof tak bernama: Garis adalah himpunan titik-titik!

Batang otakku seperti gagang sapu. Menari lincah mengintai satu-persatu sketsa, yang terkurung luka menganga. Aha! Aku mengingatmu.

Tersamar, liang telingaku seperti sayap kupu-kupu. Mengibas deras memilah puspawarna ke segala penjuru. Ah, aku tersesat di belantara merah jambu.

Aku meraba tulisan tanganmu : Cinta

Rasaku berkuasa seperti raja. Menunjuk hati mengatur raga dan membujuk indera hanya untuk sebuah nama. Tak perlu kau ujarkan tanya.

Ruang tunggu dipenuhi waktu-waktu. Menuntun gelombang asa mendaraskan larik-larik biru. Barisan sesal yang tak kunjung bertemu pintu. Rindu.

Aku masih menyimpan satu kata: Lupa

Sehelai kertas kosong tergeletak
Sebatang pensil tumpul terjebak
Dipukul mundur aksara bisu
Parade kisah-kisah dulu
Di rak-rak buku
Berdebu

Curup, 24.10.2021
Zaldy Chan

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan