Mohon tunggu...
Wiwin
Wiwin Mohon Tunggu... Lainnya - simple

saya seorang ibu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Belum Tentu Esok akan Datang

9 Agustus 2022   13:12 Diperbarui: 9 Agustus 2022   13:26 132
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

merapuhkan ketegaran 

tersisa  lemah dan merana

maafkan aku 

kesalahan yang mendera ini 

dalam himpitan malu  malah membuat aku murka 

jatuh ke jurang emosi dan menjeratkan dalam kenistaan 

resah dan ketakutan 

menggelayut dalam perahu perang emosi diri

aku berontak di akal sehatku 

aku menanggung semua ini 

suratan ini mengantaran aku pada penyesalan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun