Mohon tunggu...
su gita
su gita Mohon Tunggu... Guru - Menulis merupakan bagian hidup

Keinginan jadi penulis sejak masih muda tetapi terkendala informasi dan literatur

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Nasib Sang Petani

30 November 2022   08:00 Diperbarui: 30 November 2022   08:04 77
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

                                                                        

Sejak pagi menapaki  jalan

Titik tujuan hingga  ke ladang

Riang gembira pohon  berbunga

Baca juga: Ilusi Diri

Harapkan panen tumpah ruah

     Hari berganti pekan berjalan

     Menunggu hasil buah yang

     makin membesar

     Rasanya ingin memetiknya

     Namun perlu bersabar hingga matang

Suatu saat panen raya tiba

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun