Mohon tunggu...
Shella Al Maimunah
Shella Al Maimunah Mohon Tunggu... Jurnalis - Pelajar tangguh

Pelajar tangguh

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Benih Cinta yang Usang

28 September 2022   08:00 Diperbarui: 28 September 2022   08:10 79 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Tumpuhan mu yang menghentikan segalanya

Yang mulanya bercahaya berubah tak berwarna

Hitam seperti keadaanku

Tak ada seberkas warna cahaya

Mondar mandir kaki mengukir jalan

Seakan tak tahu meletakkan diri

Hendak berteduh dari air mata langit

Yang terus mengalir deras diiringi gemuruhmu

Banyak yang berceloteh tentang dirimu

Seakan kesal dengan turunnya dirimu

Mungkin hal ini selera dengan pikiranku

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan