Mohon tunggu...
Rustian Al Ansori
Rustian Al Ansori Mohon Tunggu... Menulis

Pernah bekerja di lembaga penyiaran, berdomisili di Sungailiat (Bangka Belitung)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi: Angin Membelah Teluk

26 Oktober 2020   21:41 Diperbarui: 29 Oktober 2020   17:44 118 32 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Angin Membelah Teluk
Ilustrasi (dokpri)

Semakin jauh menusuk sela-sela bebatuan
Membelah tebing curam bergema panjang
Memasuki teluk yang dihempas gelombang
Nadanya semakin nyaring ditengah kering
Aroma bangkai semakin menyengat
Tergeletak jasad di teluk tak bernama
Dibawa arus gelombang dari tengah samudra

Angin telah menusuk penciuman
Menemukan wanita tak bernyawa
Sejuta tanya, mengapa ia terdampar disana?

Nyanyian angin membelah teluk
Menjadi lembaran hitam pagi itu
Nyawa jadi tak berharga
Membunuh menjadi biasa
Hari-hari menjadi semakin keras
Langit berawan tanpa tanda.

Sungailiat, Mei 2016.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x