Mohon tunggu...
Rina piliang
Rina piliang Mohon Tunggu... Musisi - Pena adalah tempat ku berkarya membuat kata menjadi bertalenta mengubah puisi menjadi imajinasi

Kelak kamu akhirnya akan merindukan aku sebagai sesuatu yang tidak akan pernah bisa kamu temukan pada siapapun.” “Jangan berpikir aku tak mampu melupakanmu sebagai masa lalu ku. Aku sudah menutup pintu masa lalu ku, karena Tuhan selalu buka pintu masa depan bagiku.” “Suatu ketika kamu akan menyesali sendiri perbuatanmu beserta rasa sakit yang pernah telah kamu berikan kepadaku !”

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Pengkhianat Itulah Gelarmu

15 Mei 2019   05:31 Diperbarui: 15 Mei 2019   06:04 92
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ku rilis syair puisi ini hanya untuk kau mengerti bahwa cinta bukanlah sebuah mainan yg akan kau mainkan seenaknya dan kau harus mengerti bahwa cinta bukan lah untuk kau sakiti

Cintailah seseorang itu dgn apa adanya jangan ada apanya,cintailah dgn sepenuh hati mau menerima kelebihan dan kekuranganya itu baru cinta yg sesungguhnya....

Jangan mencintai seseorang karna harta karena itu akan membuat mu mencari dan mencari terus mencari dan gak akan kau temukan kedamaian dlam hati.

Percayalah jika harta yg cari kau akan masuk dalam lubang yg sama....

"BERNAFAS LUKA BERNAUNG DOA"

Sepi beryanyi di tepian senja meriak murka lantarkan jiwa

Aku kehilangan kata

Ketika Kabut membungkam luka

Hingga tak tersisa keping damba yang dulu pernah membuncah rasa

Benci demikianlah hati yang mencibir sepi

Kini cair dalam duri tak bertepi

Ketika rajaman menjadi racikan

Ketika penantian hanya budak permainan

Jujur....

Aku tak mampu untuk jauh dari mu

Aku tak mampu untuk melupakan mu

Aku pun tak mampu untuk menghapus luka ku

Padahal aku pun tahu...

Kini kau bukan lagi milik ku

Bukan aku yg menjadi penyejuk hati mu

Bukan aku yg menemani hari-hari mu

Aku buta kaku dan tak tau ke mana harus ku tuju

Mengemis dan menagis pun takkan pernah mengembalikan semua mimpi-mimpi dalam cinta dan setia ku

Terlalu HINA kau campakkan aku

Terlalu HITAM kau coretkan tinta itu

Terlalu PEDIH kau mementingkan harta dibanding setia

Tak tahukah kau sayang

Ada aku,

Ada aku yg setia menunggu mu...

Pembohongkah julukan mu

Pendustah kah titel mu

Engak sayang...

PENGHIANAT itulah gelar mu....

Selamat ya sayang...

Rina Piliang

rina-piliang-17-5cdb3dce3ba7f737f91f1d32.jpg
rina-piliang-17-5cdb3dce3ba7f737f91f1d32.jpg

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun