Mohon tunggu...
Rahab Ganendra
Rahab Ganendra Mohon Tunggu...

BEST IN FICTION Kompasiana 2014 - Fiksianer "hujan ingkar datang, tlah lama matahari karam di pelupuk mata di bayang gelap raksasa pohon asmara kala hari tercatat di penanggalan tua berguguran kering kupu-kupu muda bernisan rasa ..."

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Canting

28 Maret 2017   10:21 Diperbarui: 28 Maret 2017   20:37 0 25 20 Mohon Tunggu...
Puisi | Canting
Belajar membatik di Galeri Sekar Purnama, Jalan Raya Pondok Pucung No. 8 RT 1 RW 1 Pondok Aren, Bintaro – Tangsel. (Foto GANENDRA)

kuhembuskan alunan kata jiwa
dalam setiap tarian canting pembatik
kusiratkan langgam-langgam filosofi kalimat petuah para leluhur
diantara gurat-gurat tertoreh
terbenam dalam sepetak mori papyrus 

aku ingin sampaikan kepadamu
dalam motif
dalam eja kata
sesuatu  

sesuatu  
tentang kesuburan tanah-tanah negeri
tentang kejayaan singgasana Banten masa silam
tentang pesona alam maha karyaNya
dan tentang harmoni cinta dalam gelegak darah anak manusia

takkan pernah pupus harap
takkan pernah berhenti kulukis
akan terus mengalir dalam noktah-noktah tinta malam*
yang lebur oleh nyala api-api luhur
menyatu dalam tajam ujung pena canting
yang menerjemahkan kata hatiku
menjadi pesan abadi
dalam benak
untukmu

***

*Malam atau lilin batik adalah bahan utama yang digunakan dalam proses pembuatan batik

Jakarta 28 Maret 2017

@rahabganendra

Gambar Ilustrasi belajar membatik saat acara #Ketapelsmembatik, Sabtu 25 Maret 2017 di Galeri Sekar Purnama, Jalan Raya Pondok Pucung No. 8RT 1 RW 1 Pondok Aren, Bintaro – Tangsel. (Foto GANENDRA)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x