Mohon tunggu...
Tempat Pengungsian Puisi
Tempat Pengungsian Puisi Mohon Tunggu... Buruh - ⛺

404 (not found), 410 (gone), or 301 (permanent redirect)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Mendung di Musim Kemarau

17 Juli 2021   14:28 Diperbarui: 18 Juli 2021   13:02 617 33 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mendung di Musim Kemarau
Ilustrasi langit mendung| Sumber: Pexels via Pixabay

Menghitung kenang
Nama-nama yang pernah menetap
Satu per satu menyebut dirinya hilang
Siapa tahu juga dalam hitungan hari kau dan aku mungkin berikutnya yang akan lenyap

Mendengar pulang
Suara-suara lama yang kemudian mengering. Tuhan tak melarang, semesta pun tak mengarang
Apabila masing-masing kening kita sejenak bersimpuh saling merayakan hening
Dalam bisikan-bisikan luka yang kemungkinan tetap datang

Kita pun masih percaya hari-hari akan kembali cerah
Namun tak memungkiri juga jika di salah satu mendung kedua mata kita akan kembali basah
Oleh perhitungan yang salah
Atau keyakinan yang kalah

Tetapi kau dan aku
Jangan dulu terbunuh
Sebab diantara kita masih saling berutang, sembuh
Untuk sebuah kenangan manis yang mungkin saja takkan mengering di musim kemarau

***

Puhid Akhdiyat

17/07/21.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x