Mohon tunggu...
Muhammad Arif Kurniawan
Muhammad Arif Kurniawan Mohon Tunggu... Manusia dari lereng gunung dan tak punya bakat

Lahir di Malang, 09 Mei 2001 (masih muda). Lulusan SMK dan ingin berguna sebelum tiada. Di sini saya hanya menerjemahkan kicauan burung yang ada dalam kepala saya, risih jika tak dikeluarkan. Maka, selamat membaca kicauan burungku.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mendingin

26 Februari 2021   21:49 Diperbarui: 26 Februari 2021   22:25 106 5 0 Mohon Tunggu...

Barangkali ini sebuah kisah asmara
Aku yang bermalam seorang diri, gundah gulana
Tiap hari menanti, tak jua kau kunjungi
Ku panggil api, namun mendingin

Barangkali ini awalnya
Kau tumbuh dengan sejuta cinta
Cinta yang tak mungkin ada untuk insan manapun
Kau juga yang membuat rumput pagi berembun

Seekor anjing di simpang kiri jalan
pun tak sanggup kedinginan
Kau tau aku adalah anjing itu
Berkelana dengan takdir hingga membeku

Aku hanya kedinginan, kekasih
Sedang rindu tak kenal tata-krama
Tiap hari menanti, tak jua kau kunjungi
Ku panggil api, namun mendingin

Lelaki mana yang sanggup dengan dinginmu?
Kau mempersilahkan sama sekali tak hangat
Di mana kehangatan itu?
Aku ingin, kekasih
Kau yang kurindu

Kibas, 26 Februari 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x