Mohon tunggu...
Latifah Maurinta
Latifah Maurinta Mohon Tunggu... Novelis - Penulis Novel

Nominee best fiction Kompasiana Awards 2019. 9 September 1997. Novel, modeling, music, medical, and psychology. Penyuka green tea dan white lily. Contact: l.maurinta.wigati@gmail.com Twitter: @Maurinta

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

[Malaikat, Lily, Cattleya] From Port Dickson With Love

10 November 2019   06:00 Diperbarui: 10 November 2019   06:04 50
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Thistle Port Dickson Hotel (agoda.com)

"Terima kasih, Jose Sayang. Kamu mau kembali untukku dan Arini."

"Jangan berterima kasih padaku. Berterima kasihlah pada Calvin, malaikat pemberi kaki palsu ini."

Bukan hanya cahaya hidupnya yang kembali. Jose pun kembali mendamaikan hatinya. Dia telah berdamai dengan hati, perasaan, dan sepupu terbaiknya.

**   

"Sivia...kenapa, Sayang? Kenapa menangis?"

Terburu-buru Calvin memasuki kamar utama. Dipeluknya wanita cantik bergaun tidur soft pink itu.

"Kamu tinggal-tinggal aku..." Sivia mengadu, membenamkan kepala ke dada Calvin. Menghirup dalam-dalam wangi blue seduction Antonio Banderas.

"Aku baru selesai menulis artikel. Hidup itu harus seimbang, Princess. Ada me time, ada we time, ada kerja...ya, Sayangku?"

Dengan cemas, Calvin memperhatikan kuku Sivia yang mulai memanjang. Itu bisa memudahkannya melukai diri. Didudukkannya Sivia ke ranjang. Ia memotongkan kuku wanita itu tanpa banyak bicara.

Selesai memotongkan kuku, Calvin membalurkan body lotion ke tangan dan kaki Sivia. Semua itu ia lakukan dengan penuh kasih sayang. Tiap malam, sepanjang tahun, dilakukannya tanpa mengeluh.

"Calvin..."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun