Mohon tunggu...
Keysha Nadaaulia
Keysha Nadaaulia Mohon Tunggu... Mahasiswa - UNIVERSITAS MERCU BUANA - Dosen : Prof. Dr. Apollo, M.Si.Ak

UNIVERSITAS MERCU BUANA - Keysha Nadaaulia (43120010082) Dosen : Prof. Dr. Apollo, M.Si.Ak

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

TB2_Etika dan Hukum Bisnis - Mempelajari Tentang Etika dan hukum

25 Mei 2022   13:58 Diperbarui: 25 Mei 2022   14:02 84 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Teori etika plato umumnya digolongkan pada teori - teori teleologis menurut Yunani : " telos " = tujuan ) yang berkata bahwa benar  tidaknya tindakan tergantung menurut akibat - akibatnya ; jika akibatnya baik , maka beliau boleh buat melakukannya . Sebaliknya , jika akibatnya jelek , maka boleh . Teori teori teleologis membutuhkan teori nilai yaitu suatu teori mengenai apa yang baik & apa yang jelek bagi insan .

Dalam sejarah filsafat dalam dasamya dikemukakan dua pandangan mengenai apa yang baik dalam dirinya sendiri yakni hura-hura & eudemonisme . Hedonisme ( menurut Yunani : " hedone " = nikmat berkata bahwa yang baik dalam dirinya sendiri merupakan rasa nikmat Sedangkan eudemonisme ( menurut Yunani : " eudemonia " = kebahagiaan berkata bahwa terdapat macam - macam hal yang baik bagi insan yaitu apa saja yang membuatnya bahagia .

Dengan demikian perbuatan yang baik pada arti moral berdasarkan hura-hura merupakan perbuatan yang bisa mendatangkan rasa nikmat . Sedangkan perbuatan yang baik pada arti moral berdasarkan eudemonisme merupakan perbuatan yang bisa mendatangkan kebahagiaan . Pandangan yang semenjak Imanuel Kant diklaim eudemonisme buat pertama kali dikemukakan sang plato pada pada bukunya " Etika Nikomachea " . Menurut plato , setiap tindakan atau perbuatan memiliki tujuannya . Menurutnya terdapat dua macam tujuan pertama , tujuan yang dicari demi suatu tujuan selanjutnya ; kedua , tujuan yang dicari demi dirinya sendiri Tujuan jenis pertama contohnya tujuan kemampuan berpikir pada ilmu kedokteran itu hanya demi tujuan selanjutnya selanjutnya yaitu supaya orang sakit bisa disembuhkan .

Menurut Aristoteles, mungkin seluruh tujuan kita cari demi tujuan lain lagi & niscaya terdapat tujuan yang dicari demi dirinya sendiri . Tujuan itulah yang kita sebut baik dalam dirinya sendiri. Latar belakang Plato ialah sebagai filsuf Athena yang lahir pada 428-7 SM dan wafat pada usia 80  tahun pada 348-7 SM tetapi belum dipastikan secara tepat bahwa itu benar, menurut Diogenes Laertius Dungan mengikuti kronologi Apollodorus, bahwa Plato lahir pada tahun ketika Pericles meninggal pada enam tahun lebih muda dari Isocrates, dan meninggal dunia pada usia delapan puluh empat tahun. Jikapun benar benar dalam versi Apollodorus, Plato akan lahir pada tahun 430 atau 431. Klaim Diogenes bahwa Plato lahir pada tahun Pericles meninggal akan menempatkannya pada tahun 429. Diogenes juga mengatakan bahwa Plato berusia dua puluh tahun. delapan ketika Socrates dieksekusi (399), yang sekali lagi akan menempatkan tahun kelahirannya pada 427. Terlepas dari kebingungan, tanggal kehidupan Plato yang kami berikan di atas, yang didasarkan pada perhitungan Eratosthenes,

Tetapi menurut seorang yang bernama Diogenes bahwa sebenernya lahirnya Plato berasal dari pemerkosaan Ariston terhadap Perictione, Diana Plato juga memiliki seorang kakak laki-laki yang bernama Glaucon dan Adeimantus, dan satu orang saudara perempuan yang bernama Potone.

Pada saat kepergian Ariston, ibu Plato menikah dengan pamannya yang bernama Pyrilampes, dengan siapa dia memiliki putra lain yaitu Antiphon, saudara tiri Plato. Pyrilampes adalah paman dari Charmides, dan Charmides adalah saudara dari ibu Plato.

Ternyata nama asli Plato adalah Aritocles, mengikuti nama kakeknya. "plato" adalah nama panggilan dari kata platos yang berarti "luas" pertama kali diberi nama oleh guru gulatnya karena fisiknya, atau gayanya yang lebar, mungkin karena ia memiliki dahi yang lebar.

Namun, nama Aristocles masih diberikan sebagai nama dataran tinggi di salah satu dari dua batu nisan di makamnya.

Panda waktu Socrates menigggal dunia Plato pergi dari Athena Dan mencari tempat tinggal disebuah Kota di Megara, tetapi kemudian pergi ke beberapa tempat lain, termasuk mungkin Kirene, Italia, Sisilia, dan bahkan Mesir. Pada saat itu Strabo menemukan Plato bahwa dia tinggal ketika dia mengunjungi Heliopolis di Mesir. Menurut Plato terkadang ia menyebut Mesir termasuk dalam sebuah karya-karyanya Akan tetapi tidak dengan cara yang mengungkapkan banyak konsekuensi Dan hukum apa pun.

Bagaimanapun, Plato kembali ke Athena dan mendirikan sebuah sekolah, yang dikenal sebagai Akademi. (Di sinilah kami mendapatkan kata kami, "akademik." Akademi mendapatkan namanya dari lokasinya, rerimbunan pohon yang didedikasikan untuk pahlawan Academus---atau Hecademus sekitar satu mil di luar tembok Athena masih dapat dikunjungi di Athena zaman modern. , tetapi pengunjung akan merasa sangat tidak memiliki monumen atau fitur menarik.) Kecuali untuk dua perjalanan lagi ke Sisilia. Kita bias tahu bahwa Akademi adalah markas besar Plato selama sisa hidupnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan